Wednesday, October 30, 2013

Puisi Perjuangan BMI

Tatkala aku dibukakan mata untuk melihat dunia.
Saat itu pulalah sentuhan lembut usapan jari emak aku rasakan.
Begitu penuh kasih sayang yang tak dapat di wujudkan dalam bentuk apapun.

Emak... tangis isakmu mengiringi langkahku untuk mengais sesuap nasi di negri seberang.
Membanting tulang demi masa depan dan harapan yang lebih indah.
Mak..! dalam pelukmu aku bergumam kemiskinanlah yang memisahkan kita. Kemiskinanlah yang menyebabkan aku harus rela dijual layaknya barang dagangan dan tanpa perlindungan negara.

68 thun lamanya kta gengam kemerdekaan.
Namun Kemiskinan, penganguran, anak-anak terlantar mash melintang di tengah tanah yg subur dan kaya akan hasil bumi.
Indonesiaku.. Masih Dalam cengkraman kapitalis.
Engkau pejabat negriku tak sanggupkah kau membebskan rakyatmu ?
Kau bangga ketika rakyatmu berbondong menjual jasa.
Menjual harga diri bahkan menjual nyawa.
Kau disingasana kian sibuk menghitung banyaknya kucuran devisa.

Uu 39 yg kau ciptakan, berdakwah perlindugan, tapi ternyata kaupun tak mampu menerapkan.
Malah kau peras, kau siksa bahkan kau rampas upah kami tuk bayar potongan 7 bulan.

Wahai kau penghsap tenaga manusia. Karnamulah kami menderita.
Karenamulah kami terlantar dan karena kamu pula lah kami tertindas dan miskin.
Kau.. Palingkan muka ketika kami mengadu tanpa bukti.
Kau.. Pura-pura peduli ketika penyiksaan terkuak nyata di hadapan jaksa.
Dan kau..
Pura-pura berduka ketika kawan kami pulang tanpa nyawa.
Wahai kau perwakilan bangsa. dimanakah nuranimu, dimanakah ahlakmu dan kemanakah otak jernihmu ?
Hingga kami hidup dirudung pilu.
Kami tak butuh gelar pahlawan devisa.
Kami tak butuh janji-janji kami hanya butuh perlindungan sejati darimu.

Wahai kawan seperjuangan.
Semangatmulah yang kudamba, pedomanmu yang kuanut.
Mari maju bersama dengan satukan gengaman tanganmu.
Perkuat barisan untk meraih kemenangan dan keadilan yang hakiki.

Hidup Buruh Migran Indonesia.

Tuesday, October 22, 2013

Di Negeri Beton Bergelut dengan Anjing dan Dapur

 Tidak semudah membalikkan telapak tangan untuk mengadu nasib di negeri Beton sebutan negara Hong Kong selama ini. Negara yang mewah penuh dengan ribuan penduduk indonesia yang menjadi pembantu salah satunya aku.

Sebut saja namaku Evi berasal dari Malang Jawa timur, aku diterbangkan lewat PT. Bidar Satria Abadi. Sewaktu dipesawat aku bolak balik kertas warna hijau yaitu kertas kontrak kerja yang berisikan job yang akan aku kerjakan kelak. Aku mendapatkan job untuk mengurus bayi dalam anganku pasti aku akan ceria dan awet muda.

Setiba di negri asing ini aku dijemput agen namanya Hanny chung sekaligus penyita dokumenku. Aku dibawa ke daerah CausewayBay untuk medical dan tanda tangan perjanjian utang (potongan agen 7bulan). Hari berikutnya aku dibawa ke Hunghom untuk dijemput majikan.

Setelah majikan bertemu denganku dibawalah aku ke rumahnya yang letaknya di Younlong. Sesampai dirumah majikan ternyata job yang aku tanda tangani beda, aku menjaga anjing 4 yang 3 besar dan yang 1nya kecil. 



Inikah yang dimahsud bayi oleh mreka seperti apa yang tertera dalam kontraku? padahal sebenarnya aku takut sekali sama anjing, saat melihat mereka aku terpaku.

Ketika malam tiba, tibalah waktu istirahat aku bergegas untuk merebahkan badan, ternyata aku disuruh tidur di dapur bersama perkakas rumah dan perabotan dapur, aku mencoba untuk bertahan.




Anjing-anjing itu lebih mulia dari pada aku dalam batinku. Aku berusaha untuk bertahan. 
3 hari aku kerja dirumah majikan ini, semakin hari perlakuan mereka semakin tidak manusiawi. Kemaren hingga jam 16.30 aku tidak dikasih makan apapun hingga aku terkena diare dan lemas.

Aku berusaha bangkit dan lapor ke agen alhasil aku dimaki lalu diancam akan di interminit jika berani mengadu atau komplin sekali lagi. Setelah kejadian itu majikan s3makin membabi buta. Setiap apa yang aku kerjakan selalu salah dan harus mengulang kembali setiap kesalahan.

Atas saran dari kawan organisasi aku kumpulkan semua bukti untuk memberi pelajaran majikan ini kelak, dan agar tidak semena-mena untuk mengambil pembantu lagi. Namun tubuhku sudah tidak kuat lagi untuk bertahan. Hari ini aku putuskan untuk keluar dari majikan, karena aku masih baru datang ke HongKong, tidak tahu jalan manapun. Majikan menyuruh agen untuk menjemputku aku nurut saja.

Ketika sampai diagen dia bilang aku tidak bisa kerja disini lagi dan aku telah di backlist tapi informasi dari organisasi bahwa yang berhak membaklist pembantu itu adalah Imigrasi HongKong dengan alasan yang kuat.
Dan saat ini aku masih di agen.

Semoga hal ini tidak terjadi pada BMI lain, cukup sekali ini dan terakhir. Pesan dari evi mengakiri sms yang dikirim lewat di whatsapp.



Friday, October 18, 2013

Antara Ketan Dan Susuk

Percakapan antara si DOBOL, BOLOT, dan DODOL.
Suatu hari Bolot dan Dobol lagi berkunjung ke warung bi iyah. Seperti biasa Bolot makan tempe goreng yang udah jadi makanan favoritnya. Dan si Dobol nyantap yang namanya bubur ketan. Tanpa menghiraukan sekitar warung, begitulah mereka berdua kalo lagi kesetanan sama yang namanya makanan.

Tiba-tiba si Bodol dateng, Langsung aja nyrobot makanan  yang lagi di sruput sama si Dobol. kontan saja membuat kaget penghuni warung bi Iyah .

"eh ...loe bodol, teriak si dobol!! Lo tu ye !! G punya sopan" nye ma gue, 

Dan si bolot pun ikut nyrocos, kasih aja yang banyak tu si bodol, biar mati sekalian.

Si bodol marah-marah maksud lu ape lot?? Dengan nada ketus,

Ha ha ha ha... si dobol dengan entengnya ngomong "makan tu bubur ketan, biar susuk lu pada copot".
Lu pake susuk kan di lidah loe, gue tau loe dari dulu gak suka makan yang berbau ketan, pisang emas, sama sate beserta tusuk nya"

Lu bilang perut loe sakit lah, inilah, itulah...ternyata loe pake susuk

Pantes aja  si dome tunduk banget ama loe, udah kaya babu loe aja, Dengan nyengir kuda !!

Eh lot.. teriak si dobol, kita doain aje si bodol ini cepat tobat, hahahah mereka tertawa

Si bodol yang merasa di lecehkan gak terima, kontan saja langsung menyaut mangkok bubur dan melempar nya ke arah bolot dan dobol. Tiba-tiba prakkkkkkkk.... mangkok beling itu meleset dan ternyata malah kena muka warga yang lagi nongkrong di warung itu.

Dan akhir nya kekacauan pun terjadi.

Thursday, October 17, 2013

BTM IN TOUR MAKAU

Pagi jam 08 tiba" NOkia q berderingk "wai..wai ..mbokde ,aq  jek tas tangi a,yo wes aq ta adus,tut..tutt...tut..." belum sempet ngatur nafas,langsung saja ku nylonong ke kamar mandi.
Yeaaahhh...dan akhirnya tepat jam 08.30 aq bersama mb army meluncur ke sheungwan.Tiba di sana sebagian peserta tour telah tiba.setelah melalui antrian panjang akhirnya kita berhasil masuk kapal turbo jet,kira kira jam 11 kita tiba di makau,dan ternyata teman dari makau sudah nunggu di luar ,Indarti anak ATKI makau kali ini yang akan menjadi tour guide kita B-) ,dari pelabuhan sampai ke tempat kos nya kita nyeker alias jalan kaki ,kebetulan panas sekali makau hari ini,tapi tak menyurutkan langkah kami siang itu.
Pemandangan Makau begitu indah,meski telah banyak mengalami perubahan ,sesampai di kos,tanpa permisi kita langsung ngloyor masuk kamar dan merebahkan badan sejenak.
Hmm ...bau tom yum buatan mbak Indarti membangkitkan rasa lapar kami dan tanpa sadar hampir habis 1 panci.Waktu menunjukkan 13.30 kami pun bergegas untuk melanjutkan perjalanan.Tapi sayang nya 2 dari teman kami  harus terpisah dari rombongan karena mereka harus pulang cepat,setelah saling bye bye,mbak indarti dengan semangat memandu kami.
Tempat pertama yang kita kunjungi adalah city of dream,nama dari sebuah kasino terkenal di makau.Di dalam terdapat patung naga yang besar nya 5x lipat dari tinggi badan manusia