Friday, February 28, 2014

Menjadikan Diri Pribadi Yang Sederhana Adalah Kesempurnaan Menikmati Hidup ( Bahagia )

Memulai adaptasi dengan lingkungan dan suasana yang berbeda dengan adat istiadat di kampung membuat Ara, panggilan akrab gadis muda itu, membuat pikirannya agak bingung. Dalam pikiran nya saat memasuki rumah majikan baru di HongKong, selalu teringat apa yang telah diajarkan oleh orang tuanya di desa. 

"Assalamuallaikum . . .". Batin Ara. Senyum sendiri saat mengingat nya. Hari demi hari akhirnya dia dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya. Mendapatkan majikan yang baik meskipun kadang agak cerewet juga. Tiap minggu dan juga hari libur umum di HongKong dia bisa menikmati bersama kawan kawan nya .

Mulai membeli baju dan kebutuhan nya dia berani memilih barang-barang yang agak mahal. Semua terjadi selama bertahun-tahun .Meskipun begitu bukan  berarti hati Ara bahagia. Sebenarnya dalam hati dia sempat berfikir. Bagaimana cara hidup yang punya tujuan dan juga prinsip ?

Akhirnya Ara menemukan seorang kawan yang mengajak nya libur di sekitar Couseway Bay. Tepatnya di mana sebuah organisasi BTM ( Beringin Tetap Maju ) di bawah naungan Persatuan BMI Tolak Overcharghing (  PILAR -HK). Awalnya cuma ikut duduk dan ngobrol. Kenyamanan dan kesederhanaan pola hidup kawan kawan membuat Ara semakin betah menikmati hingga bisa dibilang hati nya menjadi bahagia.

Pengaruh terbesar selama mengikuti kegiatan yang diadakan di dalam organisasi , membentuk pribadi Ara yang dulunya tidak pernah peduli dengan orang lain, menjadi bersahabat dan juga setelah mengikuti training atau belajar bersama yang membahas tentang kontrak kerja standart di HongKong akhirnya dia menjadi tahu bahwa kita punya hak-hak  yang tak pernah dia miliki selama di majikan nya.
Termasuk pasport dan juga kontrak kerja hijau yang tak pernah dia pegang sendiri.

Kesan dan pesan Ara setelah masuk dalam organisasi, yang terkadang mendapat kesan yang kurang baik sebenarnya tergantung organisasi yang kita pilih.

Marilah kawan-kawan Buruh Migrant Indonesia ( BMI ) bangkit melawan segala bentuk penindasan dan bersama memperjuangkan hak-hak kita dengan
bergabung di Organisasi.

Salam Solidaritas.

Thursday, February 27, 2014

Salam Semangat BTM-PILAR Untuk Anis Yang Dianiaya Majikan

     Surganya BMI kini menjadi lautan darah. Belum dingin penyiksaan yang diterima oleh Erwiana dan bahkan sidangpun belum dihadiri oleh mantan BMI yang bekerja di Law Wan Tung ini. Namun HongKong telah dihangatkan lagi oleh korban penganiayaan baru. Anis seorang BMI dari Ponorogo telah dipotong jarinya oleh majikan, Anis dipekerjakan tidak sesuai kontrak dan baru 5 hari datang di HongKong.

  Diwajibkanya calon tenaga kerja untuk masuk ke PJTKI/PT dan membuat KTKLN tidak berguna sama sekali, karena training yang diberikan PT berbeda sekali saat kita berada di daerah penempatan.
Tidak adanya pembekalan pengetahuan hukum dan hak bagi calon tenaga kerja membuat pekerja yang baru datang ke HongKong bingung dengan apa yang akan dilakukan jika terjadi penganiayaan.

  Agen penyalur Sunlight yang dihubungi Anis untuk meminta pertolongan pun menyuruh Anis untuk bertahan sementara ia tidak tahu harus kemana memberitahukan hal tersebut, sementara Ia juga tidak tahu dimana Konsulat berada.

Derita Anis adalah derita kami sebagai buruh migran, sebagai pahlawan devisa yang menjadi korban komoditi negara.
Kami dari Organisasi (Beringin Tetap Maju) BTM-PILAR mendukung penuh terhadap Anis untuk menuntut Hak dan Keadilan atas perlakuan penganiayaan yang dilakukan majikan.

Berikut salam semangat dari kawan-kawan BTM-PILAR:

Sumber : Semoga dengan banyaknya kasus yang menimpa kawan-kawan selama ini seperti Kartika, Erwiana, Anis dan kawan yang berkasus lainnya, bisa menumbuhkan kesadaran BMI lainnya untuk mau dan menumbuhkan kesadaran untuk belajar memahami hak dan hukum yang ada di HongKong khususnya dan di Negara penempatan lainnya, dengan cara satu yaitu BERORGANISASI. Diam tertindas atau bangkit melawan salam juang buat semua pejuang.

Armi : Untuk Anis yang berbaring di rumah sakit semoga cepat sembuh dan semangat untuk menuntut keadilan. Jangan takut kami selalu ada bersamamu untuk mendukungmu.

Andri : Untuk mbak Anis tetep semangat jangan lengah kita akan berusaha untuk menuntut keadilan untuk mbak Anis dan umumnya untuk BMI yang ada di HongKong jangan takut jika terjadi kejadian yang serupa segera lapor kepada yang berwajib atau hubungi kawan-kawan yang ada diorganisasi seperti Oyote beringin 91669454.

Jepy : Buat mbak Anis semoga cepet sembuh dan bisa menuntut keadilan jangan pernah takut karena deritamu adalah derita kami para BMI dan yakin kebenaran dan keadilan pasti akan menang. KAYAUUU..!

Reyge : Semoga cepet sembuh Anis. Jangan pernah takut atas perlakuan tidak adil dan semena-mena dari majikanmu. Keadilan pasti akan menang.

Riska : Cepet sembuh ya mbak Anis jangan pernah takut untuk menuntut keadilan dan hak-hak kamu, kami disini selalu mendukung dan mendoakanmu.

Defa : Mbak Anis, kami disini semua mendoakan mbak, semoga mbak cepet sembuh dan bisa mendapatlan hak-hak mbak. Kami semua mendukung mbak.



BMI BERSATU TAK BISA DIKALAHKAN
BMI BERJUANG PASTI AKAN MENANG.

Wednesday, February 26, 2014

Kucing Dalam Koper

Pagi yang kesekian ..... Bangun juga terlambat lagi, seharusnya bangun pukul 06.30 Am, tapi molor sampai pukul 07.30 Am baru bergegas bangun dari tempat tidurku.

Mulailah tugas keseharianku, dengan merebus air,  walau dengan mata masih ngantuk sambil menyalakan kompor, lalu ke kamar mandi, karena mata masih sulit untuk kubuka langsung kunyalakan air dingin dan handuk kecil 90%,  langsung kebuka mata ini....semua terlihat "KINCLONG..."

Selesai semua dari ambil koran, cuci muka,rebus air, gapjan, lap-lap, sampai ngepel tiba saatnya untuk mengemasi koper yang terlihat di ruang tamu, yang menungguku untuk dipakai in baju untuk disimpan .

Dengan rasa senang karena kerjaan yang sebentar lagi beres, ndang ganti mencet-mencet mobilephone atau bahasa keseharianku HAPE (dalam pikiranku)

Tiga koper sudah di depan mata, baju juga sudah siap membungkus. Dua koper sudah siap masuk gudang tinggal satu koper lagi.

Kedua meong yang tak mau kalah entah apa maksud dia mengikutiku dari awal aku kerja, dan saat kutaruh kedua koper dalam gudang kukemas koper yg terakhir, kututup dan kukunci resleting karena yang terakhir baru saja ku bersihkan, tanpa kupikir panjang kuselesaikan tugasku hari ini.

Dan kutaruh di gudang saat kuangkat terasa berat,  namun tak kupikir kalau ada sesuatu di dalamnya.
Saat, kumau menyetrika, terdengar suara si "MEONG " teriak-teriak, namun kucari keseluruh sudut ruangan tak dapat kutemukan dia.

Dgn pelan-pelan, kuturut dari mana suara itu terdengar ....1,,,2,,,3,,,, langkah ASTAGHFIRULLAH.......

Ternyata si meong ku masuk di dalam koper yang  kukemas tadi.

Dengan secepat mungkin, kubuka koper uuhhhhh.....Untung si kucing bisa teriak-teriak, coba kalo enggak ?, mungkin kucing itu akan mati dalam koper tersebut ( Kataku dalam batinku yang cemas ).

Langsung dengan senang hati kupeluk si kucing kesayanganku itu.

           ~~~~~The End~~~~~

JEMURAN

"Cosan cece. . ." . Suara imut nya membangunkan tidurku tiap pagi.
"Yat ci nai nai ". Berkali-kali anak majikan ku yang baru berumur 2 tahun ini, 
memintaku membuatkan susu untuk nya.
Dengan rasa kantuk ku beranjak ke dapur untuk menyiapkan sebotol susu hangat dan segera kuberikan kepadanya.

Yah..begitulah suasana pagiku, kutinggalkan dia di kamar dan bergegas membenahi baju kotor untuk kumasukkan ke mesin cuci.
Kenapa tiap hari banyak sekali, batinku tiap kali mengambil tumpukan baju-baju ini.

Bagiku  nyapu, ngepel, memasak sangat kunikmati, tapi urusan baju-baju ini rasanya cukup menyita waktuku.

Tapi inilah pekerjaanku, mengeluh
saja tidak akan selesai. Dan hingga
saat kutulis catatan ku, baju-baju jemuran tetap setia menunggu .

JEMURAN OHH JEMURAN. . .

Tuesday, February 25, 2014

BTM Go-Blog

Jaman sekarang memang sudah berubah, Handphone (HP) yang dulunya hanya buat sms dan telepon, kini sudah bisa untuk nonton film dan video call. Dan yang dulunya keypad berbunyi cetat cetet, kini telah disulap menjadi layar sentuh yang tinggal geser dengan jari. 

Sekarang pun semua HP telah dilengkapi dengan sarana internet yang sangat canggih sekali, contohnya ada youtube, facebook, twitter, instagram, line, tanggo, dll. Nah yang sekarang lagi ramai adalah " BLOGER".

BLOGER adalah salah satu layanan internet yang bisa untuk menyalurkan bakat yaitu, sebagai penulis (entah benar atau salah ini yaaaaaaaa....;-))


Nah, salah satu yang sedang ramai untuk menggunakan BLOGER ini adalah kelompok organisasiku yaitu, BTM (Beringin Tetap Maju) PILAR HK. Saat ini anggota BTM lagi ramai membuat akun google supaya bisa menulis di group" BLOGER BTM PROGRESIF", yang dulunya admin cuma ada beberapa orang kini hampir seluruh anggota BTM menjadi admin di BTM PROGRESIF.

Waaaaaaah ikut senang rasanya, walaupun aku sendiri tak selalu aktif untuk menulis di Bloger tapi aku turut senang dengan semangat kawan kawan semuanya. Dengan ini mereka bisa menuangkan semua cerita dan bisa berbagi pengalaman dan tentunya bisa mengeshare berita terkini tentang buruh migrant, pokoknya senang banget.


Untuk BTM, pokoknya kayauuuuuuuuuuu,GO GO GO, WE WILL FIGHT , UNTIL WE WIN, salam SOLIDARITAS.

Thursday, February 20, 2014

Ketahuilah letak dan Hukum BMI HK.

  HongKong adalah negara penempatan Buruh Migran Indonesia yang terkenal dengan sebutan surganya BMI. Namun sebutan itu tidak lagi untuk saat ini, HongKong menjadi negara perbudakan modern karena banyaknya kasus kriminal yang dilakukan olah majikan terhadap pembantu.

Kartika dan Erwiana adalah BMI yang menjadi korban penyiksaan. Kartika selama dua tahun mendekam dirumah majikan, disiksa, dan di ikat dikursi saat saat ditinggal berlibur oleh majikan dan tidak dikasih makan serta tidak digaji dan bahkan diwajibkan untuk memakai pampers. Erwiana adalah korban kedua yang diketahui publik. Ia disiksa, dipukuli dengan ganggang vacum cleaner, ditonjok matanya, kerja overtime, tidak dikasih libur, dan ketika musim dingin tiba kakinya penuh luka namun majikan malah menyuruhnya untuk membungkus kakinya dengan plastik yang menyebabkan lukanya semakin bau dan parah. Tragisnya Erwiana langsung dipulangkan ke Indonesia dengan diantar ke bandara dan dibekali dengan uang Rp100.000.

Disamping dari kedua kasus yang mendapat perhatian publik ini masih banyak kasus kasus yang lainnya yang tidak terangkat.
Kenapa hal ini bisa terjadi? keterbatasan informasi hukum di daerah penempatan membuat kita tidak berani berkutik dan begitu pulah ketika kita masuk di Penampungan (PT) pemerintah tidak membekali panduan-panduan dan hak seorang Pembantu Rumah Tangga. Ketika menginjakkan kaki di bandara biasanya juga di beri buku labour sebagai panduan namun setelah sampai ke agen pasti akan dimintanya buku tersebut. Jadi, bekal kita kosong!.

Upaya apa yang harus kita lakukan agar kita bisa mencegah kejadian-kejadian seperti diatas dan dimana kita bisa mempelajari Hak kita sebagai PRT? jawabnya adalah di Organisasi BMI.
Buku labour berisikan tentang Hak dan Hukum PRT di HongKong
Buku ini bisa di dapatkan dan bisa dipelajari di Organisasi Massa BTM. adalah sebuah organisasi yang berdiri dibawah naungan bendera PILAR sejak 2010.
Atau bisa hubungi kak Sumber 91669454, Army 91741307, Jepy 96851379 bebas biaya.