Memulai adaptasi dengan lingkungan dan suasana yang berbeda dengan adat istiadat di kampung membuat Ara, panggilan akrab gadis muda itu, membuat pikirannya agak bingung. Dalam pikiran nya saat memasuki rumah majikan baru di HongKong, selalu teringat apa yang telah diajarkan oleh orang tuanya di desa.
"Assalamuallaikum . . .". Batin Ara. Senyum sendiri saat mengingat nya. Hari demi hari akhirnya dia dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya. Mendapatkan majikan yang baik meskipun kadang agak cerewet juga. Tiap minggu dan juga hari libur umum di HongKong dia bisa menikmati bersama kawan kawan nya .
Mulai membeli baju dan kebutuhan nya dia berani memilih barang-barang yang agak mahal. Semua terjadi selama bertahun-tahun .Meskipun begitu bukan berarti hati Ara bahagia. Sebenarnya dalam hati dia sempat berfikir. Bagaimana cara hidup yang punya tujuan dan juga prinsip ?
Akhirnya Ara menemukan seorang kawan yang mengajak nya libur di sekitar Couseway Bay. Tepatnya di mana sebuah organisasi BTM ( Beringin Tetap Maju ) di bawah naungan Persatuan BMI Tolak Overcharghing ( PILAR -HK). Awalnya cuma ikut duduk dan ngobrol. Kenyamanan dan kesederhanaan pola hidup kawan kawan membuat Ara semakin betah menikmati hingga bisa dibilang hati nya menjadi bahagia.
Pengaruh terbesar selama mengikuti kegiatan yang diadakan di dalam organisasi , membentuk pribadi Ara yang dulunya tidak pernah peduli dengan orang lain, menjadi bersahabat dan juga setelah mengikuti training atau belajar bersama yang membahas tentang kontrak kerja standart di HongKong akhirnya dia menjadi tahu bahwa kita punya hak-hak yang tak pernah dia miliki selama di majikan nya.
Termasuk pasport dan juga kontrak kerja hijau yang tak pernah dia pegang sendiri.
Kesan dan pesan Ara setelah masuk dalam organisasi, yang terkadang mendapat kesan yang kurang baik sebenarnya tergantung organisasi yang kita pilih.
Marilah kawan-kawan Buruh Migrant Indonesia ( BMI ) bangkit melawan segala bentuk penindasan dan bersama memperjuangkan hak-hak kita dengan
bergabung di Organisasi.
Salam Solidaritas.
Ayoo tetap belajar dk reyge
ReplyDeleteeditore siapa ini ck..ck..ck..
DeleteAku panggah gak iso nulis keh
Deletesemangat selagi ada kesempatan kak sumber
Delete