Minggu 24 november 2013 KJRI-HK kembali mengundang perwakilan organisasi untuk diskusi tentang berbagai permasalahan yang dihadapi buruh migran. Bertempatkan di gedung Ramayana Town Hall dan dimulai pada jam 2 -4 siang.
Diskusi ini dimulai dengan berbagai laporan program konsulat dan juga penanganan kasus selama periode 2013. Kasus yang ditangani berjumlah 828 antara lain: penahanan dokumen 170, overstay 23, overcharging 17, pengaduan agen 23, claim Hap 428, kriminal 11, underpay 3 dan sebagainya.
Sejauh ini konsulat belum bisa merealisasikan janji yang pernah ia buat untuk menerapkan kontrak mandiri bagi BMI dengan alasan pertangung jawaban perlindungan untuk BMI itu sendiri masih membutuhkan jasa agen. Namun, pada kenyataannya jika kontrak mandiri tidak diberlakukan maka akan semakin banyak agen nakal yang memungut biaya lebih dari 10% (overcharging) dan kontrak mandirilah yang akan membebaskan BMI dari potongan-potongan agen yang akan menumpuk jika tidak menyelesaikan kontrak ataupun di interminit.
Konsulat akan berupaya untuk memberikan layanan terbaik untuk BMI yang ada di macau dengan cara memindah kantor konsulat ke tempat yang strategis dari jangkauan dan akan di aktifkan setiap hari rabu dan minggu setiap minggunya. Hotline konsulat juga akan dibenahi karena pentingnya sarana komunikasi yang akan mempermudah pelayanan kasus yang harus segera ditangani.
Konsulat juga telah mengaktifkan kembali facebook yang selama ini hanya sebagai hiasan halaman facebooknya yakni “Kjri hongkong” dan telah dibuka pula fan page “Kjri HongKong” yang dimana setiap BMI bisa mengunakan layanan ini sebagai pengaduan atau pun sebagai sarana konseling.
Terlampir pula berbagai nama-nama agen resmi di HongKong dalam fanpage tersebut yang dimana dalam janji pak konjen akan segera ada agen yang diblasklist jika terbukti bersalah dalam melayani BMI.
“ Dalam kurun waktu dekat ini akan ada agen yang diblaklist oleh konsulat yang kemungkinan di awal tahun akan di publikasikan” ungkap bapak Khalif.

