Miris saat mendengar berita bahwa ada seorang TKW yang baru 5 hari datang ke HongKong dia jatuh dari flat 28 di wongtaisin saat membersihkan jendela 'innalillahi wainna illahi rojiun' kita semua harus hati-hati saat bekerja mencari nafkah, ya... ini juga termasuk tuntutan dari majikan untuk membersihkan seisi rumah.
Dari setiap persiapan hanya satu yang aku suka yaitu kembang yang diberi nama 'Juin-juin kam' kata nenek. Kembang ini unik beda dengan kembang-kembang yang tertanam ditaman bunga yang di miliki nenek. Keunikannya terletak pada pertumbuhannya, setelah tumbuh hanya berbentuk batang kayu yang kemudian akan muncul biji bunga yang dimana biji tersebut akan menjadi bunga, dan bila bunga sudah mekar barulah tumbuh daun. Jadi tumbuh terbalik, kembang ini satu tahun hanya 1 kali pas bertepatan dengan tahun Imlek. Untuk tahun ini nenek membeli 10 batang, berwarna kuning dengan pita merah.
![]() |
| juin" kam diawal tumbuh |
![]() |
| saat berbunga |
Esok telah datang, sebenarnya kalender itu berwarna merah dan seharusnya keluar berlibur namun diminta untuk melayani para tamu yang hadir untuk painin ( silahturahmi).
Dipagi yang buta aku tersentak bangun yang ada dalam pikiranku hanya Amplop Merah. Sudah menjadi tradisi orang cina saat merayakan Chienes New Year pasti akan membagikan Angpao 'amplop merah'. Kusapa neneku dengan senyum ceria begini
Aku :' cosan bobo, khunghei fat choi, sandhai kinhong' sapaku sambil mrenges yang artinya selamat pagi nek, selamat tahun baru dan sehat selalu.
Nenek : 'cosan-cosan taika haikam wa' pagi, semua berkata demikian.
teringat nuansa dikampung halaman saat idul fitri yang ku nanti hanya sangu dari berbagai pihak, saat ini juga aku rasakan demikian.
Aku mondar mandir dihadapan nenek sambil ngobrol a,b,c dan berharap amplop merah segera ditanganku namun lama sekali baru aku dapatkan, ternyata menunggu seisi rumah bangun dan amplop itu tidak lagi berwarna merah.
Serentak kami (aku dan kedua siuceku) berhamburan keluar sambil mengucapkan selamat tahun baru dengan girang. Lalu, aku berlari kedapur tempat singgasanaku untuk mengintip apa isi amplop tsb, sambil senyam senyum terlihat dari intipan amplop berwana kecoklatan dan segara aku tutup tak lagi aku intip, karena gak enak kalo ketahuan. Aku menuju kamarku dan kutaruh dibawah bantal. konon kabarnya akan bertambah dan lebih afdol jika di bwah tidur terlebih dahulu.
![]() |
| Amplop emasku |
Semoga semua yang menikmati tulisan ini juga mendapat keberuntungan sepertiku mendapatkan amplop dengan bahagia.
SELAMAT IMLEK..!


