Sebut saja namaku Evi berasal dari Malang Jawa timur, aku diterbangkan lewat PT. Bidar Satria Abadi. Sewaktu dipesawat aku bolak balik kertas warna hijau yaitu kertas kontrak kerja yang berisikan job yang akan aku kerjakan kelak. Aku mendapatkan job untuk mengurus bayi dalam anganku pasti aku akan ceria dan awet muda.
Setiba di negri asing ini aku dijemput agen namanya Hanny chung sekaligus penyita dokumenku. Aku dibawa ke daerah CausewayBay untuk medical dan tanda tangan perjanjian utang (potongan agen 7bulan). Hari berikutnya aku dibawa ke Hunghom untuk dijemput majikan.
Setelah majikan bertemu denganku dibawalah aku ke rumahnya yang letaknya di Younlong. Sesampai dirumah majikan ternyata job yang aku tanda tangani beda, aku menjaga anjing 4 yang 3 besar dan yang 1nya kecil.
Inikah yang dimahsud bayi oleh mreka seperti apa yang tertera dalam kontraku? padahal sebenarnya aku takut sekali sama anjing, saat melihat mereka aku terpaku.
Ketika malam tiba, tibalah waktu istirahat aku bergegas untuk merebahkan badan, ternyata aku disuruh tidur di dapur bersama perkakas rumah dan perabotan dapur, aku mencoba untuk bertahan.
3 hari aku kerja dirumah majikan ini, semakin hari perlakuan mereka semakin tidak manusiawi. Kemaren hingga jam 16.30 aku tidak dikasih makan apapun hingga aku terkena diare dan lemas.
Aku berusaha bangkit dan lapor ke agen alhasil aku dimaki lalu diancam akan di interminit jika berani mengadu atau komplin sekali lagi. Setelah kejadian itu majikan s3makin membabi buta. Setiap apa yang aku kerjakan selalu salah dan harus mengulang kembali setiap kesalahan.
Atas saran dari kawan organisasi aku kumpulkan semua bukti untuk memberi pelajaran majikan ini kelak, dan agar tidak semena-mena untuk mengambil pembantu lagi. Namun tubuhku sudah tidak kuat lagi untuk bertahan. Hari ini aku putuskan untuk keluar dari majikan, karena aku masih baru datang ke HongKong, tidak tahu jalan manapun. Majikan menyuruh agen untuk menjemputku aku nurut saja.
Ketika sampai diagen dia bilang aku tidak bisa kerja disini lagi dan aku telah di backlist tapi informasi dari organisasi bahwa yang berhak membaklist pembantu itu adalah Imigrasi HongKong dengan alasan yang kuat.
Dan saat ini aku masih di agen.
Semoga hal ini tidak terjadi pada BMI lain, cukup sekali ini dan terakhir. Pesan dari evi mengakiri sms yang dikirim lewat di whatsapp.







