Monday, December 29, 2014

Orientasi Organisasi


Cuaca mendung cenderung hujan di penghujung tahun tepatnya Minggu 28 Desember 2014 kemarin tidak menyurutkan semangat para anggota Beringin Tetap Maju ( BTM ) - PILAR HK. Setiap hari libur, tak ada istilah membuang waktu sia - sia bagi anggota BTM. Agenda kegiatan selalu tersusun rapi di beberapa hari sebelumnya. Seperti Minggu kemarin, meskipun Kak Sumber dan salah satu anggota kolektif yaitu Kak Eri mempunyai jadwal untuk mengikuti rapat di Aliansi PILAR untuk membahas kegiatan refleksi akhir tahun. Bukan berarti kegiatan anggota yang lain terhenti. Seperti biasanya berkumpul untuk sarapan pagi, melakukan senam One Billion Rising ( OBR ), latihan menari dan mempersiapkan apa saja kebutuhan untuk kegiatan siang harinya.

Kegiatan yang sudah disusun untuk siang hari adalah Orientasi Anggota. Orientasi yang diadakan oleh Organisasi Asosiasi BMI Pencinta Seni ( AGITAS ) - Pilar HK dan Beringin Tetap Maju ( BTM ) - Pilar HK ini dihadiri oleh anggota dari AGITAS, BTM dan anggota Wanita Hindu Dharma Indonesia ( WHDI ) - PILAR HK. Sekitar pukul 02:00 pm mereka mulai berkumpul di Pojok Kiri Lapangan Rumput Causeway Bay Hong Kong. Terlihat 28 peserta Orientasi begitu bersemangat mengikuti kegiatan.

Acara ini dipimpin oleh Kak Sumber dan Kak janeth dengan perkenalan dari setiap anggota yang ternyata membutuhkan waktu sekitar 1 jam lebih. Mulai dari menyebutkan Nama, Asal daerah, berapa lama bekerja di luar negeri, alasan bekerja menjadi BMI, dan berbagai pengalaman yang terjadi selama bekerja. Begitu banyak kejadian yang dialami mereka sebagai Buruh Migrant yang mayoritas pernah merasakan betapa sengsaranya mencari rezeki di negeri beton ini. Sampai - sampai ketegangan beberapa peserta yang terbawa emosi dari kisah nyata yang terjadi dan dialami mereka. Menangis dan menitikkan airmata, tegar menghadapi segala tantangan. Sampai akhirnya kenapa memutuskan untuk ikut berorganisasi.

Selanjutnya diadakan permainan yang dibagi menjadi 2 kelompok yang ditujukan untuk melatih kekompakan. Sangat seru dan merupakan pengalaman yang tidak terduga oleh setiap peserta. Disusul dengan penyampaian kesan dan harapan untuk kedepannya. Kegiatan ditutup dengan senam OBR bersama. Pukul 04:00 pm mereka mulai berpamitan untuk melanjutkan aktifitas di Organisasi  masing - masing. Disampaikan oleh Kak Sumber  dan Kak Janeth bahwa kegiatan Orientasi  ini akan berlanjut di lain kesempatan.

Penting sekali diadakan kegiatan ini yang menumbuhkan semangat untuk belajar mengatahui hak - hak kita sebagai Buruh Migrant dan membantu kawan-kawan kita yang tertindas. Bangkitlah wahai Buruh Migran, mari merapatkan barisan.

We are worker, we are not slave
We will fight until we win.


Monday, December 22, 2014

Belajar Dan Berjuang di Garis Massa

Minggu 21 Desember 2014, Beringin Tetap Maju ( BTM-PILAR ) Hong Kong mengadakan kegiatan Training Hukum perburuhan di Hong Kong. Kegiatan ini di ikuti sekitar 25 orang, anggota BTM sendiri dan juga kawan-kawan BMI dari massa luar. Senang sekali berkumpul dan berbagi pengalaman sesama buruh migran. Acara di adakan di dekat Prahu - Prahuan Playground biru Causeway Bay Hong Kong.

Tepat sekali kegiatan training ini membahas tentang isi dari kontrak kerja hijau. Karena sebulan terakhir ini BTM mendapat perekrutan anggota sebanyak 9 orang yang baru bekerja di majikan mulai dari 3 bulan sampai 1 tahun. Kak Sumber selaku ketua dari BTM, memberikan penjelasan yang mudah dipahami oleh para anggota. Selesai training dilanjutkan acara perpisahan untuk anggota yang akan pulang ke Indonesia. Harapannya untuk tetap menjalin persaudaraan walau sudah sampai di Indonesia nanti.

Setelah istirahat sebentar anggota BTM mempersiapkan untuk menghadiri undangan dari organisasi Wanita Hindu Dharma Nusantara ( WHDN ) - PILAR HK, yang sedang merayakan Hari Raya Galungan dan Kuningan. Setiap minggu anggota BTM selalu aktif untuk mempergunakan waktu saat hari libur untuk kegiatan yang positif. Selain belajar memahami hak - hak buruh migran, kita selalu aktif dalam aksi untuk memperjuangkan hak - hak buruh migran, penggalangan dana, latihan kesenian untuk mengembangkan bakat dan kreatifitas anggota, yasinan, serta menjalin komunikasi dengan sesama Organisasi Massa yang ada di HK.

Kalau tidak dimulai berorganisasi dari sekarang akan semakin banyak hak buruh migran yang dirampas. Perjuangan kita masih panjang. Bersatu melawan segala bentuk penindasan, perempuan bangkit melawan.

We will fight until we win.

Thursday, December 11, 2014

MENYAMBUT HAM DAN HMI DENGAN BERBAGAI KEGIATAN

Minggu, pada tanggal 7 Desember 2014, bertempat di Lapangan Rumput Victoria Park. Beringin Tetap Maju (BTM PILAR HK) mengadakan kegiatan dengan berbagai jenis perlombaan. Acara ini digelar Dalam rangka menyambut hari HAM (Hak Asasi Manusia) dan HMI (Hari Migran International) yang jatuh pada 10 dan 18 Desember.
Tujuan diadakan lomba tersebut ialah untuk meningkatkan kekompakan dan menumbuhkan rasa solidaritas antar sesama anggota BTM dan memberi pengertian kepada massa sekitar tentang pentingnya HAM dan HMI bagi buruh migran.

Berbagai jenis perlombaan yang digelar adalah:
1. Lomba menggambar dengan tema "kisahku menjadi BMI"
2. Lomba pantun berantai "pelanggaran HAM dalam kontrak kerja" yang meliputi
- Overtime, jam kerja yang berlebihan
- Pemalsuan alamat kerja majikan
- Overstay
- Pemalsuan nama majikan
- Bekerja 2 rumah

Kedua lomba ini dikhususkan untuk anggota agar lebih memahami perjuangan BMI dan meningkatkan pemahaman terhadap isi dari kontrak kerja. 

Selain lomba diatas, adapun lomba yang digelar untuk umum yaitu Lomba joget koran.

Acara ini diadakan di lapangan rumput Victoria Park CauseBay Bay dimulai pada jam 11:00 Am hingga jam 05:00 pm. Dalam sesi terakhir setelah pembagian hadiah diadakan aksi pembacaan statement JBMI tentang Perbudakan Modern oleh Eri, Leni dan kak Sumber. Semangat dan antusias kawan2 sangat tinggi dalam mengikuti kegiatan. Semua ini terlihat dari beberapa kawan yang mendaftar menjadi anggota BTM.

Kami ucapkan selamat kepada para pemenang lomba
Menggambar yaitu mbak uke juara 1, Nurul juara 2, Tyas juara 3 serta lia dan vivi sebagai juara harapn 1 dan 2.
Juara pantun oleh group 2, 5,3,4,1.
Lomba joget oleh group Helga, Kaka dan Uke.

Harapan yang disampaikan kak Sumber selaku ketua adalah semoga kawan2 semakin maju dan solid dalam perjuangan buruh migran lewat BTM

Monday, December 1, 2014

Bangkit Melawan Segala Bentuk Penindasan.

 Aku punya teman baru. Namanya Imud, ia baru 1 bulan di HongKong. Orangnya bener-bener imut sesuai dengan namanya. Imud berasal dari Malang. Ia merantau untuk memperbaiki kehidupan dan meninggalkan 3 orang anak.

Mayoritas buruh migran di HK bekerja di sektor Rumah Tangga begitu juga dengan Imud. Kurangnya memahami bahasa membuat misskomunikasi dengan majikan, dan membuat Imud kerap mengalami penyiksaan. Pada suatu hari Imud dipukul majikan berkali-kali, ia tidak berani membantah ataupun melawan karena tidak bisa bahasa. Ketika waktu luang Imud segera mengambil hp untuk melaporkan kejadian tersebut terhadap kami. Serentak aku dan kawan-kawan meyankinkan Imud untuk melawan. melalui short message kutuliskan " lei mou ta ngo, ngo wui poking" artinya jangan pukul saya, saya akan lapor polisi. Pesan itu ditulis dikertas, lalu dibacakan ke majikan. Karena tidak tahu nadanya maka dibaca layaknya baca puisi dan akhirnya majikan meminta maaf tidak berani lagi memukul.

 Ketika sore datang mendekati magrib tibalah waktunya makan malam secara otomatis Imud harus memasak. Majikan yang super resek dan bawel ini sudah belanja ke pasar membeli ikan. Namun belanjaan yang ia beli ketingalan di pasar, akhirnya majikan menyuruh Imud mencari belanjaan tersebut. Dalam kebingungan Imud telp Kak Sumber yang di panggil koko. Setelah bolak balik dari rumah ke pasar tidak ketemu akhirnya pulang kerumah dengan tangan kosong. Lalu majikan menyuruh imud untuk mencari di supermarket, akhirnya ketemulah disana.

Ada kejadian lucu yang dialami. Ketika itu handphone belum dimatikan oleh koko. Begini bunyi percakapan antara dia dan majikan.
Majikan: Kaka lei ko pengkon seksai mei a?. cungyao moa? artinya kakak snack mu sudah habis apa belum? masih ada tidak?
Imud : Yao a ( masih ada)
Majikan : lei cung yiu emyiu a ( kamu masih mau lagi?)
Imud : Yiuuu... ( mau).
Setiap pertanyaan yang dilontarkan selalu diambil bagian yang belakang. serentak membuatku tertawa.

Hal ini mengingatkanku ketika pertama kali datang ke Hong Kong dan sering mendapatkan komplin karena bahasa. Dalam batinku masih untung si Imud punya HP dan juga bisa komunikasi dengan kami, jika tidak?

Pesan ini yang selalu disampaikan Kak Sumber kepada Imud "jangan takut untuk melawan jika kita tertindas dan teraniaya, tidak ada yang bisa membantu kita kecuali diri kita sendiri". Dan sekarang Imud menjadi anggota aktip di BTM PILAR yang gigih memperjuangkan hak buruh migran.