Pagi yang kesekian ..... Bangun juga terlambat lagi, seharusnya bangun pukul 06.30 Am, tapi molor sampai pukul 07.30 Am baru bergegas bangun dari tempat tidurku.
Mulailah tugas keseharianku, dengan merebus air, walau dengan mata masih ngantuk sambil menyalakan kompor, lalu ke kamar mandi, karena mata masih sulit untuk kubuka langsung kunyalakan air dingin dan handuk kecil 90%, langsung kebuka mata ini....semua terlihat "KINCLONG..."
Selesai semua dari ambil koran, cuci muka,rebus air, gapjan, lap-lap, sampai ngepel tiba saatnya untuk mengemasi koper yang terlihat di ruang tamu, yang menungguku untuk dipakai in baju untuk disimpan .
Dengan rasa senang karena kerjaan yang sebentar lagi beres, ndang ganti mencet-mencet mobilephone atau bahasa keseharianku HAPE (dalam pikiranku)
Tiga koper sudah di depan mata, baju juga sudah siap membungkus. Dua koper sudah siap masuk gudang tinggal satu koper lagi.
Kedua meong yang tak mau kalah entah apa maksud dia mengikutiku dari awal aku kerja, dan saat kutaruh kedua koper dalam gudang kukemas koper yg terakhir, kututup dan kukunci resleting karena yang terakhir baru saja ku bersihkan, tanpa kupikir panjang kuselesaikan tugasku hari ini.
Dan kutaruh di gudang saat kuangkat terasa berat, namun tak kupikir kalau ada sesuatu di dalamnya.
Saat, kumau menyetrika, terdengar suara si "MEONG " teriak-teriak, namun kucari keseluruh sudut ruangan tak dapat kutemukan dia.
Dgn pelan-pelan, kuturut dari mana suara itu terdengar ....1,,,2,,,3,,,, langkah ASTAGHFIRULLAH.......
Ternyata si meong ku masuk di dalam koper yang kukemas tadi.
Dengan secepat mungkin, kubuka koper uuhhhhh.....Untung si kucing bisa teriak-teriak, coba kalo enggak ?, mungkin kucing itu akan mati dalam koper tersebut ( Kataku dalam batinku yang cemas ).
Langsung dengan senang hati kupeluk si kucing kesayanganku itu.
~~~~~The End~~~~~