Kurang 1 hari lagi visa tinggalku di Hong Kong habis, karena peraturan Imigrasi bahwa status terminitan harus meninggalkan Hong Kong dalam kurun waktu 14 hari, mau nggak mau aku harus keluar dari Hong Kong dan aku memilih untuk ke Macau.
Ternyata disana banyak sekali kawan-kawan Buruh Migran Indonesia (BMI) yang sedang menunggu visa, dan juga bekerja di Macau. Tetapi yang menjadikan ku sangat prihatin adalah, banyak sekali BMI yang sudah Overstay disana, untuk menyambung hidup mereka ada yang kerja partime di restaurant bahkan ada yang rela menjual dirinya hanya untuk sesuap nasi.
Sambil merenung dan beradaptasi dengan suasana baru, kutatap wajahku dalam kaca yang sudah retak di building agenku, sesekali ku mendesah lirih " Bagaimana nasibku kedepan nanti, sesaat kuteringat wajah ke dua orang tuaku, sekian lama aku meninggalkan mereka, adakah dosa yang tak sengaja kulakukan sehingga Tuhan memberi cobaan seperti ini, yaa Tuhan kutitipkan mereka dalam kuasaMu. Tanpa kusadari menetes juga air mataku, dari ruang kerja agen, ada staff yang memanggil namaku, Sumber ...!! Yaa jawabku, saya bergegas mendekat ke staff berharap ada kabar baik untukku. Sumber, ini ada majikan yang mau ambil kamu, kamu bawa bajumu terus ikut dia pulang ke rumahnya. Apaaaa? jawabku lantang, dalam gumamku aku nggak pernah tanda tangan kontrak dengan dia dan sesuai perjanjian aku kan bisa kembali ke HK dan bekerja disana lagi.
Bruaaaak ......seketika staff itu menggebrak mejanya hei... Siuce emangnya kamu di sini nggak butuh mandi, makan, tidur?, kalau kamu nggak mau kerja siapa yang akan bayar semua itu emangnya ini rumahnya Mbiahmu (nenekmu)....??. Bukanya aku sudah bayar mahal untuk datang kesini 5 bulan potongan gaji?, ituuuu peraturan di Hong Kong beda dengan disini Sumber siucee. Bentak staff itu dengan galaknya, dengan terpaksa akupun harus turuti perintah staff itu.
Dua minggu sudah aku bekerja di majikan yang hidupnya pas- pasan ini, jari-jari tanganku hancur karena bleach saat bersih-bersih rumah dan mencuci baju, karena di rumah majikan ini cuci baju harus pakai tangan. Aku kembali ke agen agak tersenyum karena sebentar lagi dapat gaji itung-itung bisa buat nyambung hidup di Macau. Tiba saatnya staff memanggilku, hai Sumber ini gajimu selama 2 minggu total $1680, setelah kita potong biaya pengenalan majikan, selama kamu tinggal disini total yang kamu terima $20 kamu tanda tangan disini. Apaaaa? Serentak aku kaget melihat total sisa gajiku hanya dapat $20,- Jisiiin, ini sungguh keterlaluan dan sangat tidak adil?.
Aku beranikan diri untuk bicara lantang ke staff itu, sambil berlalu dia cuma bilang memang dah aturannya mbak !!. Dia keluar maninggakkanku sendiri di ruangan itu.Huuuuuh ku tarik nafas panjang aku harus kecewa sekali lagi.
Semua karena satu aturan kenapa tidak ada aturan yang bisa membuat rakyat kecil sepertiku untuk tidak selalu merasakan kecewa?, ku melangkah keuar dari ruangan berharap visa kerjaku cepat turun dan aku bisa bekerja di Hong Kong lagi.