Saturday, December 21, 2013

Bubbling Out

Pertanyaan yang tak memerlukan jawaban
Lamunan yang tak pernah ada kenyataan
Segala yang berbau fantasy selalu mengisi otakku
Apa yang difikirkan orang sebenarnya
Apakah mereka juga berfikir sama dengan apa yang aku fikirkan
segala sesuatu di dunia ini,apakah setiap orang berfikir yang sama
Terkadang aku ingin seseorang itu melakukan apa yang aku fikirkan,apa yang aku inginkan
Hari ini aku ingin ini dan besok aku ingin itu
Terkadang aku tertawa pada diriku sendiri,apakah aku ini gila
Ada sesuatu yang aneh,seperti ada orang lain di dalam diriku
Seperti Angel side and demon side
Hahahahah......laugh to myself
Pernahkah kamu berbicara kepada dirimu sendiri?
Seperti saat kamu berdiri di depan kaca dan kamu memaki dirimu sendiri?
Aku pernah,dan aku memaki diriku sendiri
Keadaan terlalu stress,tidak ada orang yang bisa diajak berbicara,tidak ada tempat untuk luapkan kekesalan hati
Terlalu lama disimpan dan terlalu lama mendiamkan diri
Yaaaaaaaaa seperti itulah aku
Tak banyak yang bisa aku lakukan untuk menghentikan semua fantasy dan sisi lain dari diriku...
Sepertinya ini hanya akan berlanjut terus dan terus sampai ada kenyataan yang membuatku lupa akan semua fantasy itu....

**just be yourself**

Wednesday, December 11, 2013

Pembukuan mimpi

Dipagi buta tidak ku jalankan tugas rumah. Aku berjalan menghampirimu sahabat untuk menunggumu bngun dan membantumu memberesi kamar tidur yang basah.
Ketika sekeranjang baju kotor telah kau angkat, engakupun berlalu pergi. Dengan lunglaipun aku meninggalkanmu.

Dalam perjalanan pulang dibawah pohon cengkih dipinggir jalan bertemu dengan 2 orang anak yang tidak lain keponakanku sendiri.  Dalam hati aku berkata saat menatap mereka kenapa aku meninggalkan kalian dipagi buta sesalku dan mereka bersamanya sedang memunggut ribuan buah cengkih yang jatuh.
Aku berdiri bersandar dibawah pohon kelapa sambil main hanpon lalu Dia mengambil tempat terdekat dariku sambil melanjutkan aktivitasnya dan berkata “ Akan kupakai beli tiket pulang ke rumah” katamu menyampaikan kegunaan buah cengkih tersebut. Yang dimana rumahmu waktu itu di Nusa Dia Bali. Serentak kuangkat kepala dan kutatap dia dengan sinis aku berkata “sudah..! pulang saja akan kubelikan tiketmu”. Kau nampak bingung dengan nada tersendat kau bicara “aku akan pulang bersama dia” sambil menoleh ke pohon cengkih yang ternyata ada seseorang sedang turun menemuimu dan aku bilang “iya berdua” dengan tegas aku ungkap tanda harapan kau segera pergi.
Namun kau tak mampu bicara apapun dan aku balikkan badan kutinggalkan kalian sambil berlari.

Jiwa ini terasa lebur dan hampa. Kutelusuri jalanan penuh rumput meski yang bersih juga bersebelahan dan gak menyangaka aku terjelungkup perlahan aku berdiri dan dihadapku berdiri ibu kedua anak itu dari jauh terdengar pesan “kakak jika ketemu ibu, suruh segera kesini menjemputku” dan dengan lantang aku berseru “cepat kesini ibu disini”. Sehati dalam batinku

berakhirlah mimpiku di malam tadi.
11 desember 2013

Monday, November 25, 2013

Memperbaharui Rumah Rakyat Indonesia di HongKong (KJRI)

Kedatangan bapak Khalif Akbar sebagai Konsul Jenderal Republik Indonesia di Hong Kong (KJRI-HK) yang masih seumur jagung ini sudah mampu membuka jalur silahturahmi yang baik buruh migran.

Minggu 24 november 2013 KJRI-HK kembali mengundang perwakilan organisasi untuk diskusi tentang berbagai permasalahan yang dihadapi buruh migran. Bertempatkan di gedung Ramayana Town Hall dan dimulai pada jam 2 -4 siang.

Diskusi ini dimulai dengan berbagai laporan program konsulat dan juga penanganan kasus selama periode 2013. Kasus yang ditangani berjumlah 828 antara lain: penahanan dokumen 170, overstay 23, overcharging 17, pengaduan agen 23, claim Hap 428,  kriminal 11, underpay 3 dan sebagainya.

Sejauh ini konsulat belum bisa merealisasikan janji yang pernah ia buat untuk menerapkan kontrak mandiri bagi BMI dengan alasan pertangung jawaban perlindungan untuk BMI itu sendiri masih membutuhkan jasa agen. Namun, pada kenyataannya jika kontrak mandiri tidak diberlakukan maka akan semakin banyak agen nakal yang memungut biaya lebih dari 10% (overcharging) dan kontrak mandirilah yang akan membebaskan BMI dari potongan-potongan agen yang akan menumpuk jika tidak menyelesaikan kontrak ataupun di interminit.

Konsulat akan berupaya untuk memberikan layanan terbaik untuk BMI yang ada di macau dengan cara memindah kantor konsulat ke tempat yang strategis dari jangkauan dan akan di aktifkan setiap hari rabu dan minggu setiap minggunya. Hotline konsulat juga akan dibenahi karena pentingnya sarana komunikasi yang akan mempermudah pelayanan kasus yang harus segera ditangani.

Konsulat juga telah mengaktifkan kembali facebook yang selama ini hanya sebagai hiasan halaman facebooknya yakni “Kjri hongkong” dan telah dibuka pula fan page “Kjri HongKong” yang dimana setiap BMI bisa mengunakan layanan ini sebagai pengaduan atau pun sebagai sarana konseling.

Terlampir pula berbagai nama-nama agen resmi di HongKong dalam fanpage tersebut yang dimana dalam janji pak konjen akan segera ada agen yang diblasklist jika terbukti bersalah dalam melayani BMI.
“ Dalam kurun waktu dekat ini akan ada agen yang diblaklist oleh konsulat yang kemungkinan di awal tahun akan di publikasikan” ungkap bapak Khalif.



Semoga segera direalisasikan apa yang telah di janjikan oleh konsulat dan setiap permasalahan buruh migran segera dapat teratasi. 

Wednesday, November 20, 2013

Sebagian BMI Hongkong Mandi di Umum

Pengalaman baru, setelah 2 tahun kontrak kerja telah usai. Dan aku harus merenew kontrak ke agen yang sudah lama menjadi pilihanku, karena larangan kontrak mandiri membuatku harus menetap di agen tersebut.

Kontrak kedua dimajikan ini baru saja aku tanda tangani. Sabtu malam sengaja aku mandi larut dan tanpa sadar selesai jam 12 malam. Selang beberapa menit aku keluar air panas dikamar mandiku meledak. Untung aku selesai mandi jika tidak? mungkin tubuhku terguyur air panas dalam batinku bersyukur. Seisi rumah jadi ribut dan aku pun ikut ribut mondar mandir kesana kemari tanpa bisa melakukan apapun. Dan tidurkupun terpaksa diundur hingga jam 2 malam.

Minggu pagi jadwal liburku molor karena air seisi rumah di tutup. Lalu bos mengajakku ke kamar mandi umum untuk dipake sementara waktu sambil menunggu sifu (orang yang ahli dalam bidangnya) yang akan menganti heater. Malam aku pun juga harus mandi disana ternyata ada 3 orang babu yang selesai mandi pikirku hal yang biasa karena libur mandi diluar dan akupun engga perduli dengan mereka sekedar say “hai & hello”. Keesokan harinya antri begitu panjang mulai dari orang lokal, pembantu philipina dan indonesia. 

Rasa penasaranku muncul, usai mandi aku senggol mbak yang ada disampingku
aku : Mbak, emangnya setiap malam mandi disini ya?
Mbak : Iya
aku : kok bisa emangnya dirumah gak ada air?
mbak : gak boleh mandi dirumah 
aku : oo.. 
hanya itu jawabku karna gak berani memperpanjang pertanyaan.
Lalu aku beralih ke mbak yang lainnya. “Bagaimana denganmu?” tanyaku. Lalu dijawabnya “Rumahku kecil, kamar mandi satu jadi bosku menyuruhku mandi disini”.

Ternyata mereka setiap hari harus berbondong-bondong untuk antri mandi di kamar mandi umum. Entah ini kesalahan siapa yang pasti aku merasa kasihan dengan mereka yang harus mandi di kamar mandi umum dengan alasan yang kurang pas.

Tiga hari sudah aku harus mandi diumum dengan mereka, ada hal yang menarik tersendiri. Kadang terasa dikampung yang mandi antri sambil mendengarkan celotehan mereka saat bekerja dirumah majikan bisa di bilang juga berbagi dan untung saja gak ada yang ngegosip hehee. Disamping berbagi majikan yang cerewet ada juga yang selama tiga bulan tidak digaji oleh majikan karena memunggu visa baru dan telah aku sarankan untuk lapor ke labour departement namun terlambat kotrak baru dia tengah berjalan 4 bulan. 

“Waduuh mbak lain kali jangan mau ketja bakti la” celetukku. Ia hanya mengangukan kepala sambil merenges. Lalu aku tinggalkan mereka.

Kita lebih baik dari pada mereka, untuk itu semoga teman-teman bisa menoleh dengan kawan kita yang belum beruntung seperti kita. Apalagi dengan kawan kita uang tengah berkasus. Mari kita tingkatkan solidaritas kita teman-teman. 

Tuesday, November 19, 2013

"Prinsip Hidup Itu Penting"

Sebut saja Nanda, gadis berusia 30 tahun ini biasa di panggil teman dekatnya.
Entah karena masalah apa? sehingga ia harus pergi merantau meninggalkan keluarga untuk waktu yang sangat lama. Mungkin sudah hampir 13 tahun ia tidak bertemu dengan keluarga nya di Indonesia.

Nando biasa ia di panggil teman-temannya di hongkong, karena sudah terlalu lama menetap di negara orang, kini dia pun terbiasa menikmati kehidupan di negara tempat ia tinggal sekarang .

Pergaulan di Hongkong yang terlalu bebas, membawanya kedunia pecinta sesama jenis atau lesbian. Kini ia berpenampilan tomboy,  mungkin sudah banyak wanita yang sudah jadi mangsanya. Karena dia termasuk orang yang licik hehehe dalam arti suka ngebohongi kawan dekatnya sendiri demi kepentingan pribadinya.

Suatu ketika aku di kenalkan dengan dia oleh teman ku sebut saja namanya Heri, Heri itu teman dari teman akrabku biasa di panggil flow akrabnya, hanya sekilas berlalu cerita kita bertiga, hari berganti hari sering ngobrol lewat telephon genggam atau Ha Pe, mengingat satu dengan yang lain pakai cerita masa lalu antara lucu dan nyata.

Suatu ketika Nando, yang sudah bergabung di organisasi di Victoria Park tepatnya di Couseway Bay, dan manisnya ajakan Nando untuk mengajakku bergabung dengan kawan-kawan di organisasi, akupun masih cuek dan tidak saling mengenal satu dengan yang lainnya.


Lama-lama asyik juga yaa kawan sekitarku, tidak sombong, makan satu plastik bersama, canda tawa mereka merubahku menjadi tertarik dan akhirnya aku putuskan untuk bergabung dan mengisi formulir pendaftaran di organisasi BTM Beringin Tetap Maju namanya, yang bergabung di bawah naungan aliansi PILAR HK.

Dua tahun aku bergabung di organisasi banyak hal yang ku dapatkan dari yang senang, susah, capek, sekaligus kekeluargaan, akupun aktif tiap minggunya untuk mengikuti kegiatan yang di adakan di BTM sendiri ada lomba, latihan ngedance, aksi, latihan bodymovment, training hukum dan masih banyak lagi kegiatan positif di dalamnya senang itu saat bergelut dengan masa sekitar.

Waktu berganti, kembali ke Nando tadi, dia adalah orang yang membawaku ke organisasi tapi dia sendiri tidak konsekuen dengan apa yang menjadi aturan di organisasi, suatu hari dia mengenal anggota PILAR lainnya yang berbeda organisasi. Nando cukup di kenal kawan-kawan di lapangan semenjak dia gabung di BTM.

Teguran, saran dan juga masukan telah kita kasih kepada dia karena saking nggak tau di sayang ya mungkin dia dah bisa berdiri sendiri tanpa kita.
Satu bulan kebelakang kita tidak merespon apa yang menjadikan dia harus keluar dari BTM.

Prinsip kita jangan merespon orang yang tidak bisa di pegang kata-katanya. Tugas kita masih banyak untuk mempertahankan kawan-kawan yang mau berjuang dan belajar bersama BTM.

Pesanku tetap semangat untuk tetap memperjuangkan hak buruh migrant dengan berorganisasi.

Tuesday, November 12, 2013

BABU VS SATPAM

Ternyata gelar babu sangat melekat bagi kalangan borju di hongkong. Lucunya, mereka merasa menjadi kaum borju bukan karena uang yang mereka miliki, tapi karena tempat kerja mereka, dimana mereka harus membukakan pintu , menyapa selamat pagi nyonya, selamat pagi tuan, hahahah pasti bingung.

Siapa sih yang gak kenal sama yang namanya Satpam bawah rumah , yahhh....begitulah biasanya mereka di panggil

Cerita singkat nya, suatu sore ketika aku terburu - buru sambil menyeret tas gede , (critane guweh mau paket barang nih ...) waktu itu kedua tangan ku nenteng barang banyak plus berat banget , sampai aku kesulitan membuka pintu blok bawah rumah ,
Nah ..si satpam bukanya ikut membantu , malahan sok kaget ,“ whats up ??? Begitu si satpam sok cantik berucap.

Dalam hati , j****k ....peh babu e g di tulung ,,@&~~)%*#“”“
sambil menyeret tas gede.

Semua orang bawah blok malah ikut - ikutan melototin.  Busyet ni orang borju, kagak pernah liat orang cakep bawa tas kali ye ???  sambil terus menyeret tas.

Sesampai di lantai dasar, malah tambah banyak orang, adooooohhh nasep ...di kira saia  di usir majikan, sial lagi waktu itu cuma pake kolor jadul kesayanganku, dengan PD aku liat kanan kiri. Eh ..petugas pengambilan barang paketan gak kelihatan batang hidunge.

Tut ..tut..tut...ku liat Tab ku berdering, eh ada panggilan masuk, ternyata si petugas “ wai ..lei hai pin a, o to co lahhhh hai lau ha ,, ” ....si petugas malah bilang “O hai yi lau cece" Oh my god...ini apes apa kebetulan ??gerutuku.

Akhirnya terpaksa aq naik lagi ke lantai 2, ternyata mereka langsung ke tempat parkiran.

Dari situ aku mulai berpikir, kebanyakan orang memandang orang lain itu di lihat dari pangkat nya, dan mulai hari itu juga setiap satpam itu tugas di bawah blok, guweh jarang banget nyapa, jangan kan nyapa ngliat muka nya aja gak mau ....

@&^~()*#“”%]_[/[

Tamat

Wednesday, October 30, 2013

Puisi Perjuangan BMI

Tatkala aku dibukakan mata untuk melihat dunia.
Saat itu pulalah sentuhan lembut usapan jari emak aku rasakan.
Begitu penuh kasih sayang yang tak dapat di wujudkan dalam bentuk apapun.

Emak... tangis isakmu mengiringi langkahku untuk mengais sesuap nasi di negri seberang.
Membanting tulang demi masa depan dan harapan yang lebih indah.
Mak..! dalam pelukmu aku bergumam kemiskinanlah yang memisahkan kita. Kemiskinanlah yang menyebabkan aku harus rela dijual layaknya barang dagangan dan tanpa perlindungan negara.

68 thun lamanya kta gengam kemerdekaan.
Namun Kemiskinan, penganguran, anak-anak terlantar mash melintang di tengah tanah yg subur dan kaya akan hasil bumi.
Indonesiaku.. Masih Dalam cengkraman kapitalis.
Engkau pejabat negriku tak sanggupkah kau membebskan rakyatmu ?
Kau bangga ketika rakyatmu berbondong menjual jasa.
Menjual harga diri bahkan menjual nyawa.
Kau disingasana kian sibuk menghitung banyaknya kucuran devisa.

Uu 39 yg kau ciptakan, berdakwah perlindugan, tapi ternyata kaupun tak mampu menerapkan.
Malah kau peras, kau siksa bahkan kau rampas upah kami tuk bayar potongan 7 bulan.

Wahai kau penghsap tenaga manusia. Karnamulah kami menderita.
Karenamulah kami terlantar dan karena kamu pula lah kami tertindas dan miskin.
Kau.. Palingkan muka ketika kami mengadu tanpa bukti.
Kau.. Pura-pura peduli ketika penyiksaan terkuak nyata di hadapan jaksa.
Dan kau..
Pura-pura berduka ketika kawan kami pulang tanpa nyawa.
Wahai kau perwakilan bangsa. dimanakah nuranimu, dimanakah ahlakmu dan kemanakah otak jernihmu ?
Hingga kami hidup dirudung pilu.
Kami tak butuh gelar pahlawan devisa.
Kami tak butuh janji-janji kami hanya butuh perlindungan sejati darimu.

Wahai kawan seperjuangan.
Semangatmulah yang kudamba, pedomanmu yang kuanut.
Mari maju bersama dengan satukan gengaman tanganmu.
Perkuat barisan untk meraih kemenangan dan keadilan yang hakiki.

Hidup Buruh Migran Indonesia.

Tuesday, October 22, 2013

Di Negeri Beton Bergelut dengan Anjing dan Dapur

 Tidak semudah membalikkan telapak tangan untuk mengadu nasib di negeri Beton sebutan negara Hong Kong selama ini. Negara yang mewah penuh dengan ribuan penduduk indonesia yang menjadi pembantu salah satunya aku.

Sebut saja namaku Evi berasal dari Malang Jawa timur, aku diterbangkan lewat PT. Bidar Satria Abadi. Sewaktu dipesawat aku bolak balik kertas warna hijau yaitu kertas kontrak kerja yang berisikan job yang akan aku kerjakan kelak. Aku mendapatkan job untuk mengurus bayi dalam anganku pasti aku akan ceria dan awet muda.

Setiba di negri asing ini aku dijemput agen namanya Hanny chung sekaligus penyita dokumenku. Aku dibawa ke daerah CausewayBay untuk medical dan tanda tangan perjanjian utang (potongan agen 7bulan). Hari berikutnya aku dibawa ke Hunghom untuk dijemput majikan.

Setelah majikan bertemu denganku dibawalah aku ke rumahnya yang letaknya di Younlong. Sesampai dirumah majikan ternyata job yang aku tanda tangani beda, aku menjaga anjing 4 yang 3 besar dan yang 1nya kecil. 



Inikah yang dimahsud bayi oleh mreka seperti apa yang tertera dalam kontraku? padahal sebenarnya aku takut sekali sama anjing, saat melihat mereka aku terpaku.

Ketika malam tiba, tibalah waktu istirahat aku bergegas untuk merebahkan badan, ternyata aku disuruh tidur di dapur bersama perkakas rumah dan perabotan dapur, aku mencoba untuk bertahan.




Anjing-anjing itu lebih mulia dari pada aku dalam batinku. Aku berusaha untuk bertahan. 
3 hari aku kerja dirumah majikan ini, semakin hari perlakuan mereka semakin tidak manusiawi. Kemaren hingga jam 16.30 aku tidak dikasih makan apapun hingga aku terkena diare dan lemas.

Aku berusaha bangkit dan lapor ke agen alhasil aku dimaki lalu diancam akan di interminit jika berani mengadu atau komplin sekali lagi. Setelah kejadian itu majikan s3makin membabi buta. Setiap apa yang aku kerjakan selalu salah dan harus mengulang kembali setiap kesalahan.

Atas saran dari kawan organisasi aku kumpulkan semua bukti untuk memberi pelajaran majikan ini kelak, dan agar tidak semena-mena untuk mengambil pembantu lagi. Namun tubuhku sudah tidak kuat lagi untuk bertahan. Hari ini aku putuskan untuk keluar dari majikan, karena aku masih baru datang ke HongKong, tidak tahu jalan manapun. Majikan menyuruh agen untuk menjemputku aku nurut saja.

Ketika sampai diagen dia bilang aku tidak bisa kerja disini lagi dan aku telah di backlist tapi informasi dari organisasi bahwa yang berhak membaklist pembantu itu adalah Imigrasi HongKong dengan alasan yang kuat.
Dan saat ini aku masih di agen.

Semoga hal ini tidak terjadi pada BMI lain, cukup sekali ini dan terakhir. Pesan dari evi mengakiri sms yang dikirim lewat di whatsapp.



Friday, October 18, 2013

Antara Ketan Dan Susuk

Percakapan antara si DOBOL, BOLOT, dan DODOL.
Suatu hari Bolot dan Dobol lagi berkunjung ke warung bi iyah. Seperti biasa Bolot makan tempe goreng yang udah jadi makanan favoritnya. Dan si Dobol nyantap yang namanya bubur ketan. Tanpa menghiraukan sekitar warung, begitulah mereka berdua kalo lagi kesetanan sama yang namanya makanan.

Tiba-tiba si Bodol dateng, Langsung aja nyrobot makanan  yang lagi di sruput sama si Dobol. kontan saja membuat kaget penghuni warung bi Iyah .

"eh ...loe bodol, teriak si dobol!! Lo tu ye !! G punya sopan" nye ma gue, 

Dan si bolot pun ikut nyrocos, kasih aja yang banyak tu si bodol, biar mati sekalian.

Si bodol marah-marah maksud lu ape lot?? Dengan nada ketus,

Ha ha ha ha... si dobol dengan entengnya ngomong "makan tu bubur ketan, biar susuk lu pada copot".
Lu pake susuk kan di lidah loe, gue tau loe dari dulu gak suka makan yang berbau ketan, pisang emas, sama sate beserta tusuk nya"

Lu bilang perut loe sakit lah, inilah, itulah...ternyata loe pake susuk

Pantes aja  si dome tunduk banget ama loe, udah kaya babu loe aja, Dengan nyengir kuda !!

Eh lot.. teriak si dobol, kita doain aje si bodol ini cepat tobat, hahahah mereka tertawa

Si bodol yang merasa di lecehkan gak terima, kontan saja langsung menyaut mangkok bubur dan melempar nya ke arah bolot dan dobol. Tiba-tiba prakkkkkkkk.... mangkok beling itu meleset dan ternyata malah kena muka warga yang lagi nongkrong di warung itu.

Dan akhir nya kekacauan pun terjadi.

Thursday, October 17, 2013

BTM IN TOUR MAKAU

Pagi jam 08 tiba" NOkia q berderingk "wai..wai ..mbokde ,aq  jek tas tangi a,yo wes aq ta adus,tut..tutt...tut..." belum sempet ngatur nafas,langsung saja ku nylonong ke kamar mandi.
Yeaaahhh...dan akhirnya tepat jam 08.30 aq bersama mb army meluncur ke sheungwan.Tiba di sana sebagian peserta tour telah tiba.setelah melalui antrian panjang akhirnya kita berhasil masuk kapal turbo jet,kira kira jam 11 kita tiba di makau,dan ternyata teman dari makau sudah nunggu di luar ,Indarti anak ATKI makau kali ini yang akan menjadi tour guide kita B-) ,dari pelabuhan sampai ke tempat kos nya kita nyeker alias jalan kaki ,kebetulan panas sekali makau hari ini,tapi tak menyurutkan langkah kami siang itu.
Pemandangan Makau begitu indah,meski telah banyak mengalami perubahan ,sesampai di kos,tanpa permisi kita langsung ngloyor masuk kamar dan merebahkan badan sejenak.
Hmm ...bau tom yum buatan mbak Indarti membangkitkan rasa lapar kami dan tanpa sadar hampir habis 1 panci.Waktu menunjukkan 13.30 kami pun bergegas untuk melanjutkan perjalanan.Tapi sayang nya 2 dari teman kami  harus terpisah dari rombongan karena mereka harus pulang cepat,setelah saling bye bye,mbak indarti dengan semangat memandu kami.
Tempat pertama yang kita kunjungi adalah city of dream,nama dari sebuah kasino terkenal di makau.Di dalam terdapat patung naga yang besar nya 5x lipat dari tinggi badan manusia

Thursday, September 26, 2013

Patung Budha dan Pantai Nelayan Tai O TungChung

Memanfaatkan hari libur nasional, aku dan sekelompok mengadakan kegiatan refreshing. Untuk kali ini tempat yang dipilih yakni Patung Budha dan kampung nelayan yang tempatnya di daerah Tungchung dan Tai o .

Tepatnya pada tanggal 20 september dari pagi aku sengaja bangun telat karena tempatku begitu dekat. Pembelian tiket dan juga antri bus menjadi tugasku sambil menunggu yang lain datang.Karena kereta gantung yang biasa di tumpangi sedang di renovasi, mau tidak mau harus antri bus yang seperti ular disambung 1 juta ekor.

2 jam telah berlalu akhirnya Eri datang menghampiriku sebagai teman ngobrol dan cengar cengirku ilang. Kami bagi tugas Eri sebagai penjemputan dan aku tetep bertahan dalam antrian dan akhirnya rombongan yang ditunggu datang peluk sapa yang pasti sumringah kami mengelegar. Tanpa sadar Eri belom kembali sementara kami sudah di pintu masuk bus akhirnya kami panik dan ribut. Ternyata masih menunggu tertinggal 1 orang dalam perjalanan, antrian kami 15 orang lumayan ribut dan beberapa bus melitas di hiraukan dan akhirnya petugaspun mulai menegur. Alhasil kami langsung masuk bus dan Eri menuju bus dengan mengelendeng 1 orang yang besarnya 4x lipat eri (si gendut) dan tiketnya pun masih aku bawa. Terpaksa mereka berdua naik dibelakang bus kami. Setelah ketemu tak dapat dibayangkan bagaimana reaksi Eri saat mengelendeng temen satunya lalu kita tertawa mengelagar lagi dan ini jadi bahan obrolan yang menarik.

Setiba di Patung Budha ku jumpai kerbau dan tangga naik yang tinggi untuk mencapai Patung tersebut ini gambarnya












Usai manjat tebing yang kira-kira 500 tangga, tibalah saatnya untuk mengisi perut yang keroncongan. Tidak ada makanan berjenis hewani (daging) ditempat tersebut adanya cuma makanan dari tumbuh-tumbuhan. ketika melihat makanan hanya gitu gitu aja (emi dan makanan tea time) terpaksa kami putuskan untuk masuk restoran. Dengan gembiranya langsung nylonong ke dalam restoran dengan kompak tiba-tiba ditegur oleh pelayan.
“ sudah daftar makan, berapa orang?”tanyanya. lalu dijawab dengan lantang oleh kawan yang di depan “enam belas”.
Ketika diminta kertas ternyata kita tidak punya dan harus mendaftar dulu di bagian kasir yang tempatnya terpisah, ternyata per orang itu biayanya $78 lalu kita mundur untuk kembali ke makanan yang tadi di bilang giru-gitu aja.









Setelah kenyang kami pindah tempat menuju Pantai Nelayan di Tai O



Persatuan Ternoda Dengan Satu Karakter

Bukan suatu keanehan jika suatu perkumpulan terasa hambar karena setetes nila.

Heni adalah seorang BMI yang bernasib lebih tragis dari kami.  Dia tinggal di daerah kowloon dengan job menjaga anjing yang dimana sang majikan juga mempunyai restauran (rumah makan) yang tentunya si Heni juga dipekerjakan disana. Belanja untuk restoran, jaga anjing dan tidak jarang dia sebagai pengantar makanan dan kadang pula ia berlari kesana kemari karena kepergok imigrasi.

Menurut peraturan labour departement HongKong, pembantu yang bekerja di sektor rumah tangga maka ia harus bekerja sesuai dengan kontrak. Dan buruh migran dari Indonesia hanya boleh bekerja jadi pembantu. Jika melanggar akan di berikan hukuman dengan sangsi akan diblacklist dan dipenjara, oleh sebab itu Heni selalu tidak tenang dalam bekerja.

Heni berpenampilan tomboy dengan berganti nama Ando. Ia terkenal periang dan suka bergaul. Akibat dari masalalu yang pernah tidak finish kontrak dia terpaksa hidup di Macau selama 2 tahun lalu ia kembali lagi ke Hongkong. Kehidupan dimacau membuat ia dililit banyak hutang yang menyebabkannya tidak berani libur ke daerah victoria karena takut dengan teman yang akan menagih hutang.

Genap 1 tahun Ando dirumah majikan bertemu denganku lalu aku ajak gabung dengan kami, kuajari untuk tanggung jawab dan melunasi segala hutang yang membebaninya akhirnya berhasil. Hari berhari, bulan selang bulan, dan tahun berganti riang canda dan tawa selalu mengiringi dan bebanpun terlepaskan. Namun perubahan telah nampak setelah ia punya banyak teman dan pergaulan dengan yang lainnya. Masalah mulai muncul dari ketidak jujuran, mulai punya sahabat, jarang komunikasi, dan tidak mau kumpul bareng sejak itulah kami jarang bersama.

Banyak hal kesalahan yang dia perbuat namun tidak pernah mengakuinya. Sampai beberapa bulan lamanya Ando menghindar dari tuntutan perkumpulan kami agar dia bertanggung jawab tapi dia masih tetep saja seperti buronan. Padahal kami tidak lagi menghantui dia. Akibat yang timbul dari kecerobohan dan kebohongan dia waktu itu ialah kami semua tidak punya keistimewaan dalam kebersamaan. Semoga hal ini tidak terjadi pada kawan kami yang baru dan himbauan kepada pembaca agar berhati-hati untuk mencari teman dan sahabat.

Thursday, September 19, 2013

BTM kreatip dan progresif


Beringin Tetap Maju (BTM) adalah sebuah organisasi massa yang mempunyai visi dan misi 'Bersatu Bergerak dan Berjuang'. Organisasi ini bertempatkan di dekat prau-prauan Causwaybay Victoria Hongkong. Inilah tempat yang dipilih untuk melaksanakan kegiatan setiap minggu dan untuk mengisi hari libur.

Tepatnya pada bulan 23 oktober tahun 2011 organisasi ini didirikan yang awalnya beranggotakan 15 orang. Pasang surut BMI yang datang dan pergi tidak menyurutkan semangat anggota BTM untuk memperkuat pondasi perjuangan.

BTM juga tergabung dalam aliansi Persatuan Bmi Tolak Overcharging di Hong Kong (PILAR-HK) yang dimana bergerak dalam bidang sosial, membantu kawan-kawan berkasus, menolak tingginya biaya penempatan (overcharging) dan menuntut hak-hak BMI.

Menurut kak Sumber selaku ketua BTM mengatakan bahwa 'BTM akan tetap berjuang di garis massa dan bernaung di PILAR karena disinilah kami bisa mengetahui dan mempelajari hak-hak BMI di Hong Kong'

Selama 2 tahun kiprah di aliansi, BTM mampu menjadi yang terdepan dan terkreatip semua ini terbukti dari berbagai prestasi yang telah di raihnya lewat lagu gubahan progresif “ kami sudah menjuarai 3 kali perlombaan lagu progresif dan drama penolakan KTKLN semua itu mendapatkan juara 1 dan disinilah kita bisa menjadi yang terdepan” imbuh jeppy selaku keanggotaan (seksi hubungan masyarakat).

Berikut ada beberapa kegiatan BTM dan semoga organisasi ini bisa memperkuat dan menjembatani perjuangan BMI di Hong Kong khususnya dan di seluruh dunia pada umumnya.








Wednesday, September 18, 2013

Justice for Kartika and All Migrant

Hari ini 18 september 2013 adalah hari terakhir untuk sidang kasus yang dialami oleh Kartika, yang merupakan salah satu Buruh Migran Indonesia (BMI) yang menjadi korban penganiayaan atas perlakuan keji dan tak manusiawi dari majikan laki-laki Tai Chi Wai dan perempuan Chaterin Au yuk terhadapnya.

International Migrant Aliance (IMA) mengelar aksi unjuk rasa sebagai dukungan dan bentuk solidaritas sesama migrant terhadap kartika.

Aksi ini dimulai pada pukul 1.30 siang yang diikuti puluhan buruh migran yang merupakan perwakilan dari berbagai organisasi antara lain: Jaringan BMI Cabut UU no.39 (JBMI), Asean Migrant Coordinating Body (AMCB) dan International Migrant Aliance (IMA) juga didukung oleh berbagai kelompok buruh lokal. Aksi diawali dan berkumpul di MTR Wanchai exit A5 berjalan menuju gedung imigrasi pemerintah Hong Kong tempat persidangan di gelar.

“Justice for Kartika, Justice for all migrant” salah satu yel-yel yang di teriakkan orator sangat lantang dan jelas yang di ikuti oleh seluruh demonstran membuat sekeliling menjadi simpatik dan salut atas semangat dukungan kawan-kawan.

Menurut ganika selaku juru bicara JBMI mengatakan aksi tersebut digelar sepenuhnya untuk mendukung Kartika dan semoga tidak ada kartika-kartika lain yang mengalami nasib yang sama.

Kasus yang dialami kawan Kartika ini adalah satu dari ribuan kasus yang terkuak nyata yang dialami buruh migran di manapun berada.