Heni adalah seorang BMI yang bernasib lebih tragis dari kami. Dia tinggal di daerah kowloon dengan job menjaga anjing yang dimana sang majikan juga mempunyai restauran (rumah makan) yang tentunya si Heni juga dipekerjakan disana. Belanja untuk restoran, jaga anjing dan tidak jarang dia sebagai pengantar makanan dan kadang pula ia berlari kesana kemari karena kepergok imigrasi.
Menurut peraturan labour departement HongKong, pembantu yang bekerja di sektor rumah tangga maka ia harus bekerja sesuai dengan kontrak. Dan buruh migran dari Indonesia hanya boleh bekerja jadi pembantu. Jika melanggar akan di berikan hukuman dengan sangsi akan diblacklist dan dipenjara, oleh sebab itu Heni selalu tidak tenang dalam bekerja.
Heni berpenampilan tomboy dengan berganti nama Ando. Ia terkenal periang dan suka bergaul. Akibat dari masalalu yang pernah tidak finish kontrak dia terpaksa hidup di Macau selama 2 tahun lalu ia kembali lagi ke Hongkong. Kehidupan dimacau membuat ia dililit banyak hutang yang menyebabkannya tidak berani libur ke daerah victoria karena takut dengan teman yang akan menagih hutang.
Genap 1 tahun Ando dirumah majikan bertemu denganku lalu aku ajak gabung dengan kami, kuajari untuk tanggung jawab dan melunasi segala hutang yang membebaninya akhirnya berhasil. Hari berhari, bulan selang bulan, dan tahun berganti riang canda dan tawa selalu mengiringi dan bebanpun terlepaskan. Namun perubahan telah nampak setelah ia punya banyak teman dan pergaulan dengan yang lainnya. Masalah mulai muncul dari ketidak jujuran, mulai punya sahabat, jarang komunikasi, dan tidak mau kumpul bareng sejak itulah kami jarang bersama.
Banyak hal kesalahan yang dia perbuat namun tidak pernah mengakuinya. Sampai beberapa bulan lamanya Ando menghindar dari tuntutan perkumpulan kami agar dia bertanggung jawab tapi dia masih tetep saja seperti buronan. Padahal kami tidak lagi menghantui dia. Akibat yang timbul dari kecerobohan dan kebohongan dia waktu itu ialah kami semua tidak punya keistimewaan dalam kebersamaan. Semoga hal ini tidak terjadi pada kawan kami yang baru dan himbauan kepada pembaca agar berhati-hati untuk mencari teman dan sahabat.
No comments:
Post a Comment