Monday, March 10, 2014

Peringatan Hari Perempuan Internasional - 8 Maret 2014

Hentikan Diskriminasi, Kekerasan & Perbudakan terhadap PRT Migran Indonesia.

Peringatan HPI kali ini mengangkat kasus kekerasan terhadap buruh migran contohnya kasus Erwiana dan buruh migran lainnya di seluruh dunia.

Kemarin, 9 maret 2014 tepat nya hari minggu kami para BMI Hong Kong, memperingati Hari Perempuan Internasional (HPI) yang ke 103 yang sebenarnya diperingati pada 8 maret 2014. Tapi karena mayoritas dari kami sebagai BMI yang bekerja di sektor rumah tangga libur pada hari minggu jadi kami memperingati nya pada hari minggu kemarin 9 maret 2014.

Sungguh pengalaman yang luar biasa dalam aksi yang diadakan Jaringan Buruh Migran Indonesia Cabut UUPPTKILN No. 39/2004 (JBMI-Hong Kong) karena saya bisa terlibat secara langsung. Biasanya saya hanya sebagai massa. Untuk kemarin saya ditugaskan menjadi tim Propaganda mewakili organisasi BTM-PILAR Hong Kong. Kami sendiri dari BTM-PILAR mengadakan lingkaran aksi yang  juga dihadiri oleh ATKI, IMMI, WA - Pilar di titik lingkaran aksi di dekat tenda putih bawah. Acara dimulai dengan do'a bersama, kesenian, pidato HPI, yel-yelan, dan menyanyikan lagu-lagu progresif seperti Mars perempuan, Aku migran Indonesia, KTKLN. Kemudian acara dilanjutkan berjalan ke titik kumpul di depan SASA. Acara dimeriahkan dengan tarian One Billion Rissing (OBR), pidato tentang HPI, Overcharging ,KTKLN , Sistem online. 

Kemudian Aksi dilanjutkan ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI). Disitu kami meluahkan tuntutan-tuntutan kami tentang hapus KTKLN, Kontrak mandiri, Hentikan perbudakan dan kekerasan, turunkan jumhur, bubarkan BNP2TKI. Keadaan terlalu ramai dan saya terlalu sibuk mengatur massa hingga saya tidak tahu tuntutan statement kami diterima atau tidak. Aksi dilanjutkan berjalan ke CGO, dengan menyanyikan lagu-lagu progresif dan tuntutan-tuntutan tentang End Slavery on Women, Stop Violence against FDWs, Abolish two weeks rule, make live out an option, stop overcharging, we are worker, not slave.

Saat berjalan ke CGO, kami bergabung dengan organisasi dari Philipina, setelah berada di depan CGO kami menyuarakan tuntutan-tuntutan kami. Tepat pukul 4 sore massa dibubarkan dan kami kembali ke aktifitas masing-masing. Sungguh pengalaman yang sangat luar biasa selama saya menjadi anggota Beringin Tetap Maju (BTM)-PILAR Hong Kong. Tetap semangat kawan-kawan seperjuangan ku .

We will fight until we win .