Wednesday, September 18, 2013

Justice for Kartika and All Migrant

Hari ini 18 september 2013 adalah hari terakhir untuk sidang kasus yang dialami oleh Kartika, yang merupakan salah satu Buruh Migran Indonesia (BMI) yang menjadi korban penganiayaan atas perlakuan keji dan tak manusiawi dari majikan laki-laki Tai Chi Wai dan perempuan Chaterin Au yuk terhadapnya.

International Migrant Aliance (IMA) mengelar aksi unjuk rasa sebagai dukungan dan bentuk solidaritas sesama migrant terhadap kartika.

Aksi ini dimulai pada pukul 1.30 siang yang diikuti puluhan buruh migran yang merupakan perwakilan dari berbagai organisasi antara lain: Jaringan BMI Cabut UU no.39 (JBMI), Asean Migrant Coordinating Body (AMCB) dan International Migrant Aliance (IMA) juga didukung oleh berbagai kelompok buruh lokal. Aksi diawali dan berkumpul di MTR Wanchai exit A5 berjalan menuju gedung imigrasi pemerintah Hong Kong tempat persidangan di gelar.

“Justice for Kartika, Justice for all migrant” salah satu yel-yel yang di teriakkan orator sangat lantang dan jelas yang di ikuti oleh seluruh demonstran membuat sekeliling menjadi simpatik dan salut atas semangat dukungan kawan-kawan.

Menurut ganika selaku juru bicara JBMI mengatakan aksi tersebut digelar sepenuhnya untuk mendukung Kartika dan semoga tidak ada kartika-kartika lain yang mengalami nasib yang sama.

Kasus yang dialami kawan Kartika ini adalah satu dari ribuan kasus yang terkuak nyata yang dialami buruh migran di manapun berada.