Siaran Pers 25 Januari 2014
Jumhur Undang Tatap Muka di Hong Kong
PERWAKILAN JBMI WALK OUT
Referensi: Sringatin, Juru Bicara
(+852 69920878)
Sepuluh orang perwakilan Jaringan BMI cabut
UUPPTKILN No. 39/2004 (JBMI) melakukan aksi
walk out di tengah dialog bersama kepada Jumhur Hidayat,
Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan
Tenaga Kerja
Indonesia.
Dialog yang difasilitasi oleh KJRI Hong
Kong pada Sabtu, 25 Januari 2014, pukul 11:30
pagi. Aksi walk out dilakukan sebagai bentuk kemarahan dan
kecaman atas kedatangan
Jumhur ke Hong Kong yang dinilai tidak turut memperbaiki
kondisi kerja Buruh Migran
Indonesia tetapi semata hanya memanfaatkan kasus Erwiana
untuk mencari lowongan kerja di
sektor perawat dan panti jompo. "Kami merasa sangat malu
dengan apa yang
telah Bapak lakukan di Hong Kong. Disaat yang
lain merasa sangat emphatic dengan apa yang
telah terjadi dengan Erwiana, tapi bapak malah
memanfaatkan Erwiana sebagai alattawar untuk
mencari lapangan pekerjaan!" tutur Sringatin
sesaat di tengah perdebatannya dengan Jumhur.
Kepala
BNP2TKI datang ke Hong Kong dan
bertemu dengan Menteri Tenaga Kerja untuk
membahas kasus Erwiana. Melalui siaran pers bersama KJRI
di HK, Jumhur juga menanyakan
masalah lowongan kerja di HK.
"Jika Bapak memang ingin memperjuangkan perubahan
kami, mengapa tidak segera
menekan KJRI untuk mencabut aturan
pelarangan pindah agen, memberlakukan kontrak mandiri
dan mencabut KTKLN. Kami
tidak menilai pertemuan ini penting tapi hanya
formalitas semata. Jadi kami tidak perlu ada di
ruangan ini" tegas Sringatin.
Beberapa saat kemudian, seluruh perwakilan JBMI walk out
dan sesampainya dibawah gedung disambut oleh beberapa
BMI dan orang-orang
lokal. JBMI mengadakan aksispontan di depan
gedung KJRI Hong Kong.
"Kami akan terus berjuang sampai tuntutan kami dipenuhi
pemerintah. Sampai Erwiana dan
teman-teman BMI mendapat keadilan" tutup
Sringatin.
Komite Keadilan Untuk Erwiana dan Seluruh PRT
Migran akan kembali menggelar forum pada hari Minggu, 26
Januari di Victoria Park pukul 12:00
siang, kemudian demonstrasi menuju kantor agen Chan Asia
Recruitment Centre dan ke KJRI Hong Kong.
No comments:
Post a Comment