Saturday, January 11, 2014

NASIP DAN PILIHAN KU

Dini, gadis berusia 20 tahun ini memang terkenal nakal di daerahnya,
Lulus SMA bukan nya melanjutkan studynya malah semakin brutal dengan kenakalannya, entah apa yang di pikirkannya ? Semenjak orang tuanya bercerai , Ia lebih sering menghabiskan waktunya dengan hura - hura , pergi ke diskotik, mabuk, bahkan sampai nge - drug .

Dini tinggal bersama ibunya di apartemen berukuran cukup besar di daerah jakarta, ibunya bekerja di sebuah perusahaan garment terbesar di Jakarta, dan ia juga termasuk penanam saham terbesar di perusahaan itu , Nyonya Erna , biasa ia dipanggil.

Sejak kecil Dini tidak pernah merasakan kasih sayang dari kedua orang tuanya , kedua orang tuanya selalu sibuk dengan kerjaan mereka , setiap hari hanya bertengkar dan bertengkar.
Dan selalu mempermasalahkan uang. Sampai keduanya pisah rumah dan bercerai.

Suatu hari Dini bertemu dengan seorang cowok di diskotik tempat dia mangkal bersama teman - tamannya, sebut saja Vino , lelaki berusia 2 tahun lebih tua darinya ini memang lumayan cakep. “ hai cewek, boleh kenalan gak? Sapa Vino, Dini terlihat cuek ,
“ boleh minta nomer hp nya donk, imbuh Vino , Dini mengeluarkan blackbery nya , nomer loe berapa ? Tanya Dini ke Vino . Setelah bererapa menit ngobrol mereka terlihat akrab , bahkan Vino tak segan - segan mengantar Dini pulang  sampai rumah .

Hari demi hari mereka terlihat semakin akrab layaknya orang lagi pacaran, bahkan Dini berani membawa Vino pulang ke rumahnya , pucuk di cita ulam pun tiba , tepat di hari Valentine Vino menyatakan cintanya ke Dini , bagai mimpi , ternyata masih ada yang mau sama guwe “ batin si Dini ! Semenjak mereka berpacaran kebiasaan
Dini ke diskotik mulai berkurang,  dan sejak itu pula
Semua kebutuhan Vino pun dia yang mencukupi tapi tidak untuk Vino, baginya Dini tak lebih dari pemuas kebutuhan birahinya saja, tapi Dini tidak bisa berbuat apa - apa , entah karena apa Dini yang biasanya berani melawan kini seperti di hipnotis saja dia begitu tunduk pada si Vino , hingga suatu malam tanpa sengaja dia memergoki Vino lagi jalan sama cewek lain di diskotik .

Prakkkkkk....sebuah tamparan keras melayang ke muka Vino , dasar b******n , segelas vodka pun melayang ke muka Vino , “ kebetulan loe di sini Din, guwe udah bosen ama loe , dasar cewek bodoh mau aja gue kibulin ,asal loe tau aja gue mau pacaran sama loe cuma mau ama duit loe aja dan kenalin ini cewek baru guweh ” tanpa rasa bersalah Vino memperkenal kan cewek yang duduk di sebelah nya . Dengan rasa marah , Dini berlalu meninggalkan tempat itu .

Seminggu setelah peristiwa itu Dini lebih suka menyendiri, sampai suatu ketika ia memutuskan untuk kabur dari rumahnya . Dengan barang seperlunya dia menuju rumah teman nya di daerah Bandung . Sementara ibunya bingung mencari nya , Dini menelpon ibunya dan mengabarkan bahwa dia baik - baik saja .

Di rumah Astrid , Dini menceritakan semua kejadian yang menimpanya, gadis yang seumuran dengan nya itu malah mengajak nya untuk bekerja ke luar negeri , awalnya dia tidak mau tapi dengan iming - iming kebebasan akhirnya Dini luluh juga , dan menuruti ajakan teman nya itu

2 minggu kemudian , mereka berdua mendaftarkan diri disebuah Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia ( PJTKI) di Bandung,
Dini dan Astrid kini sudah berada di penampungan , dan belum terbiasa dengan keadaan di situ , harus berbaur dengan orang banyak , mau makan saja harus antri , mandi juga antri, tidur pun juga dengan alas seadanya , Dini yang berasal dari keluarga konglomerat seakan tidak percaya dengan apa yang dia lakukan saat ini , justru dari situ Dini  bisa belajar dan melupakan kejadian yang di alami nya dulu .  Dini yang selama ini tidak pernah mengerti pekerjaan rumah tangga kini mulai terbiasa.

2 bulan berjalan , akhirnya mereka berdua di berangkatkan . Waktu itu negara tujuannya adalah Hongkong. Setahun berlalu Dini hilang kontak dengan keluarganya, dalam benaknya ia sangat merindukan ibunya , ingin sekali ia menelpon ibunya tapi selalu ia urungkan niatnya.

Denis ....suara itu membuyarkan lamunannya , setahun kerja di hongkong telah merubah penampilannya , Dini yang dulunya terlihat feminim kini berubah menjadi Tomboy. Rambut cepak berwarna kuning,celana belel kaos oblong lengkap dengan segala acecories seperti gelang rantai dan tak lupa tindikan di telinga ,alis,bibir bahkan lidah , bagian punggung pun lengakap dengan tato bertuliskan “Denis”, guwe bayangin aja sampe ngeri hahahhha......yahhhh fashion seperti itu memang lagi ngetreand di negara beton itu, katanya biar terlihat sangar. Mereka lupa kalau senin sampai sabtu kerjaan mereka cuma ngosek wc, Nama Dini pun berubah menjadi Denis, pergaulan bebas membawa Denis sampai  ke dunia pecinta sesama jenis , karena ia merasa trauma sama yang namanya cowok , baginya cowok itu makhluk yang harus di binasakan

Bella ...gadis asal Blitar ini yang menjadi pasangan lesbinya , mereka berdua sudah berhubungan 6 bulan . Dan membentuk keluarga dengan nama “ GOLMEOK ( golongan orang makan enak gak kerja ).  Setiap hari libur mereka selalu menghabiskan waktu untuk hura - hura , biasanya mereka mangkal di salah satu tempat hiburan terkenal di negara itu . Denis beruntung, pertama kali masuk Hongkong majikan nya begitu baik sehingga ia lupa diri dengan keadaannya sekarang.

Sampai suatu hari pasangan lesbi itu bertengkar hanya gara - gara masalah sepele, Denis merasa cemburu karena akhir - akhir ini Bella lebih sering maen sama ayah nya sebut saja Dika , Dika memang ketua dari kelompok itu , tak heran bila dia di sebut ayah , sosok dika memang lumayan terkenal di kalangan mereka , selain cakep juga pintar ngedance...(hahaha gak kalah cakep deh ama guwe)...tak jarang banyak cewek - cewek yang suka sama dia . Tak luput Bella yang sudah kenal Dika sudah hampir 2 tahun . Bila ada masalah dengan Denis dia selalu cerita pada Dika, begitu pula dengan Denis

Bagi Denis mereka berdua adalah orang paling penting dalam hidup nya , karena sejak pertama masuk hongkong mereka yang menemaninya,membantu nya bahkan selama dia masih dalam masa potongan gaji Dika lah yang menghidupinya . Memang Bella lebih kenal Dika dulu ketimbang dirinya . Sampai terlintas di pikiran nya kalau
Bella suka sama Dika, tapi ia selalu menepis pikiran itu .

Tgl 31 Desember 2012 malam itu Denis minta izin majikan nya keluar untuk melihat pesta kembang api , pas banget di malam pergantian tahun itu Bella berulang tahun , setangkai bunga mawar dan boneka beruang lengkap dengan kue tart sudah ia siapkan jauh- jauh hari . Tapi, niatnya pingin ngasih kejutan buat Bella , justru dia yang di kejutkan . ...yups....Denis memergoki Bella sedang bersama Dika tepat di bawah rumah tempat tinggal Bella , yang membuat Denis geram mereka sedang bermesraan . Seperti kerasukan setan ia langsung menonjok muka Dika dan akhirnya mereka saling pukul . Bella yang ketakutan tidak bisa melerai keduanya, tiba - tiba ...woiii ...deng sau ,mo yuk ...gaya polisi hongkong menyuruh mereka berhenti berkelahi . Setelah debat 1 jam akhirnya mereka bertiga di giring ke kantor polisi.
Pihak polisi tidak heran dengan kejadian yang baru saja menimpa Denis, pasal nya sudah sering terjadi .

Naas nasip Denis malam itu , dan ternyata peristiwa itu sudah sampai di telinga majikan nya. Sesampai di rumah , majikan nya sudah tertidur dan esok harinya saat sarapan pagi majikan nya menyodorinya sebuah amplop. Dan ternyata isi surat itu berisi surat interminet untuknya .
Hari itu juga ia harus meringkasi barang - barang nya dan ia di kembalikan ke agennya . Dengan berlinangan air mata ia meminta maaf kepada majikannya , sebelum meninggalkan pintu rumah majikan ia memeluk anak asuh nya “ bye - bye , sailo !!!  Denis pun berlalu

Selang 1 tahun kemudian,
Dini ...teriak salah satu temannya
Terdengar nyanyian “ aku migran indonesia , aku punya cita - cita , punya sawah , punya mobil ,jadi menteri atau bupati ...dst...”

Dini kini aktif menjadi aktivis pembela buruh migrant di hongkong , ia tergabung di organisasi PILAR ( Persatuan Bmi HK Tolak overcharging). Dini sendiri pun kini lebih fokus dengan kegiatan yang positif dan memperjuangkan hak - hak buruh migrant di hongkong .
Sejak kejadian yang menimpanya 1 tahun yang lalu , Dini menyadari bahwa semua yang telah terjadi adalah sebuah pelajaran baginya , sosok Dini pun jauh berbeda,  kini dia menjadi lebih dewasa terlihat lebih sopan , cantik dan ramah . Kakak Dini ...biasa ia di panggil teman seperjuangannya .

Tamat.

By: gaplex

2 comments: